Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Kiat Agar Bersama Para Nabi di Surga

Kiat Agar Bersama Para Nabi di Surga
(Sumber Ilustrasi: NUO).
(Sumber Ilustrasi: NUO).

Oleh: KH Abun Bunyamin

 

وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ فَاُولٰۤىِٕكَ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاۤءِ وَالصّٰلِحِيْنَ ۚ وَحَسُنَ اُولٰۤىِٕكَ رَفِيْقًا -٦٩ ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللّٰهِ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ عَلِيْمًا ࣖ - ٧٠

 

Siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nabi  Muhammad), mereka itulah orang-orang  yang (akan dikumpulkan) bersama  orang-orang yang dianugerahi nikmat  oleh Allah, (yaitu) para nabi, para  pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik baiknya. Itulah karunia dari Allah. Cukuplah Allah Yang Maha Mengetahui. (An-Nisa'/4:69-70) 

 

Ayat tersebut di atas menggambarkan bahwa ummat Rasulullah Saw. akan dijamin masuk surga bersama Nabi  Rasulullah Saw., Tentu kita sebagai  ummat menginginkan akan masuk surga bersama beliau, lantas apa sajakah hal  yang harus dilakukan jika ingin masuk surga bersama beliau? Berikut adalah  kiat-kiatnya: 

 
  • Taat Kepada Allah dan Rasul  
 

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Humaid, telah menceritakan kepada kami Ya'qub Al-Qummi, dari Ja'far ibnu Abul Mugirah, dari Sa'id ibnu Jubair yang menceritakan bahwa seorang lelaki dari kalangan Ansar datang menghadap Rasulullah Saw. dalam keadaan sedih. Lalu Nabi Saw. bertanya kepadanya, "Hai Fulan, mengapa kulihat kamu dalam keadaan
sedih?" Lelaki itu menjawab, "Wahai Nabi Allah, ada sesuatu hal yang sedang kupikirkan."

 

Nabi Saw. bertanya, "Apakah yang sedang kamu pikirkan?" ia menjawab, "Kami setiap pagi dan petang selalu berangkat menemuimu dan memandang wajahmu serta duduk satu majelis denganmu, tetapi besok (di hari akhirat) engkau diangkat bersama para nabi. Maka kami tidak akan dapat sampai kepadamu lagi." Nabi Saw. diam, tidak menjawab sepatah kata pun. Lalu  datanglah Malaikat Jibril kepadanya menyampaikan firman-Nya: Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul- (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu nabi-nabi. (An-Nisa: 69), hingga akhir ayat. Maka Nabi Saw. mengirimkan utusan kepada lelaki tersebut, lalu berita gembira itu disampaikan kepadanya.

 
  • Beriman Kepada Allah dan Rasul-Nya
 

Sebagaimana sabda Nabi SAW: 

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَهْلَ الْجَنَّةِ لَيَتَرَاءَوْنَ أَهْلَ الْغُرَفِ مِنْ فَوْقِهِمْ كَمَا تَتَرَاءَوْنَ الْكَوْكَبَ الدُّرِّيَّ الْغَابِرَ مِنْ الْأُفُقِ مِنْ الْمَشْرِقِ أَوْ الْمَغْرِبِ لِتَفَاضُلِ مَا بَيْنَهُمْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ تِلْكَ مَنَازِلُ الْأَنْبِيَاءِ لَا يَبْلُغُهَا غَيْرُهُمْ قَالَ بَلَى وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ رِجَالٌ آمَنُوا بِاللَّهِ وَصَدَّقُوا الْمُرْسَلِينَ

 

"Dari Abu Sa'id Al-Khudri yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Sesungguhnya penduduk surga itu benar-benar memandang penduduk guraf (kedudukan yang tertinggi di dalam surga) yang berada di atas mereka, sebagaimana kalian memandangi bintang-bintang gemerlapan yang jauh berada di ufuk timur atau di ufuk barat, karena adanya perbedaan keutamaan di antara mereka. Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, tempat itu adalah tempat kediaman para nabi yang tidak dapat dicapai selain mereka." Rasulullah Saw. menjawab: Tidak, demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, (mereka adalah) kaum laki-laki yang beriman kepada Allah dan percaya kepada para rasul,".

 

عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ الجُهَنِيِّ، قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، شَهِدتُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأنَّكَ رَسُولُ اللهِ، وَصَلَّيتُ الخَمْسَ، وأدَّيتُ زكاةَ مَالِي، وَصُمْتُ شَهْرَ رَمَضَانَ. فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم: «مَنْ مَاتَ عَلَى هَذَا، كَانَ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ يَوْمَ القِيَامَةِ، هَكَذَا - ونَصَبَ إِصْبَعَيْهِ - مَا لَمْ يَعُقَّ وَالِدَيْهِ

 

"Dari Amr ibnu Murrah Al-Juhani yang menceritakan bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi Saw., lalu berkata, "Wahai Rasulullah, aku telah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa engkau adalah utusan Allah, dan aku mengerjakan salat lima waktu, menunaikan zakat, dan puasa bulan Ramadan." Maka Rasulullah Saw. bersabda: Barang siapa yang mati dalam keadaan demikian, maka ia akan bersama-sama dengan nabi-nabi, para siddiqin, dan orang-orang yang mati syahid kelak di hari kiamat, seperti ini—seraya mengacungkan kedua jarinya—selagi dia tidak menyakiti kedua orang tuanya,".

 
  • Mencintai Nabi

عَنْ ابْن مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَقُولُ فِي رَجُلٍ أَحَبَّ قَوْمًا وَلَمْ يَلْحَقْ بِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ. متفقّ عليه

 

Dari Ibnu Mas'ud ia berkata: "Ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah lalu berkata: "Ya Rasulullah, bagaimanakah pendapatmu mengenai seorang yang mencintai sesuatu kaum, tetapi tidak pernah menemui kaum itu?" Rasulullah bersabda: "Seorang itu beserta orang yang dicintainya. (Muttafaqun alaihi).

 

عن أنس بن مالك -رضي الله عنه- أنَّ أَعْرَابِيًا قال لرسول الله صلى الله عليه وسلم: مَتَى السَّاعَة؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «مَا أَعْدَدْتَ لَهَا؟» قال: حُبُّ الله ورَسُولِه، قال: «أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ»

 

"Dari Anas bin Malik ra. bahwa seorang Arab Badui bertanya kepada Rasulullah saw. "Kapan terjadinya kiamat?" Rasulullah saw. bersabda, "Apa yang telah engkau siapkan untuk kiamat?"  Orang itu menjawab, "Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya." Beliau bersabda, "Engkau bersama orang yang engkau cintai,".

 

Anas mengatakan bahwa kaum muslim belum pernah merasa gembira seperti kegembiraan mereka dengan hadis ini. Menurut riwayat lain dari Anas, disebutkan bahwa ia pernah mengatakan, "Sesungguhnya aku benarbenar mencintai Rasulullah Saw. dan cinta pula kepada Abu Bakar dan Umar radiyallahu anhuma, dan aku berharap semoga Allah membangkitkan aku
bersama-sama mereka, sekalipun aku belum dapat beramal seperti amal mereka."

 
  • Memperbanyak Sujud (Shalat)
 

Sebagaimana sabda Nabi saw. dalam kitab Sahih Muslim, disebutkan melalui hadis Hiql ibnu Ziyad, dari Al-Auza'i, dari Yahya ibnu Abu Kasir, dari Abu Salamah ibnu Abdur Rahman, dari Rabi'ah ibnu Ka'b Al-Aslami yang menceritakan hadis berikut:

 

” كُنْتُ أَبِيتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ ، فَقَالَ لِي : سَلْ ، فَقُلْتُ : أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الْجَنَّةِ ، قَالَ : أَوْ غَيْرَ ذَلِكَ ، قُلْتُ : هُوَ ذَاكَ ، قَالَ : فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ“. رواه مسلم في”

 

"Aku menginap di rumah Nabi Saw. dan aku mendatangkan (menyiapkan) air wudunya serta keperluannya, lalu beliau bersabda kepadaku, "Mintalah." Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, aku meminta kepadamu supaya dapat menemanimu di surga." Nabi Saw. bersabda, "Mintalah selain itu." Aku menjawab, "Hanya itulah yang kuminta." Nabi Saw. bersabda, "Maka bantulah aku untuk dirimu dengan memperbanyak sujud (salat)."

 
  • Membaca 1000 Ayat di Jalan Allah

عن سهل بن معاذ بن أنس، عن أبيه ، أنّ رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: من قرأ الف آيةٍ فى سبيل الله كتب يوم القيامة مع انبيّين والصّديقين والشّهداء والصّالحين. وحسن أولــءك رفيقا. إن شاء الله.

 

"Dari Sahl ibnu Mu'az ibnu Anas, dari ayahnya yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: Barang siapa yang membaca seribu ayat di jalan Allah, maka kelak di hari kiamat ia akan dihimpun bersamasama para nabi para siddiqin, orangorang yang mati syahid, dan orang-orang saleh; dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya, Insya Allah,".

 
  • Berbisnis Dengan Jujur
 

Imam Turmuzi meriwayatkan dari jalur Sufyan As-Sauri, dari Abu Hamzah, dari  Al-Hasan Al-Basri, dari Abu Sa'id yang menceritakan, Rasulullah SAW bersabda:

 

التّا جر الصّدوق الأمين مع النّبيّين والصّدّيقين والشّهداء

 

"Pedagang yang jujur lagi dipercaya akan (dihimpun) bersama-sama dengan para nabi, para siddiqin, dan orang-orang yang mati syahid,".

 

Penulis merupakan Rais Syuriah PWNU Jawa Barat

Terkait

Taushiyah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×