• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Jumat, 23 Februari 2024

Garut

Dari Kemandirian Organisasi, Kaderisasi, hingga Pembinaan dan Pelayanan Umat Jadi Cara Sejumlah MWCNU di Garut Lakukan Pergerakan Ke-NU-an

Dari Kemandirian Organisasi, Kaderisasi, hingga Pembinaan dan Pelayanan Umat  Jadi Cara Sejumlah MWCNU di Garut Lakukan Pergerakan Ke-NU-an
Dari Kemandirian Organisasi, Kaderisasi hingga Pembinaan dan Pelayanan Umat Jadi Cara Sejumlah MWCNU di Garut Lakukan Pergerakan Ke-NU-an
Dari Kemandirian Organisasi, Kaderisasi hingga Pembinaan dan Pelayanan Umat Jadi Cara Sejumlah MWCNU di Garut Lakukan Pergerakan Ke-NU-an

Garut, NU Online Jabar
Suasana dan kondisi pergerakan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Garut hari demi hari semakin menggembirakan. Pasalnya beragam kegiatan baik terkait dengan kemandirian organisasi, pembinaan dan pelayanan umat, hingga penguatan kaderisasi, kini telah menjadi bagian nyata yang tak terpisahkan dari perjalanan organisasi. 


Hal itu sebagaimana dilakukan oleh delapan (8) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kabupaten Garut yakni Leuwigoong, Banyuresmi, Pasirwangi, Pangatikan, Cibatu, Bungbulang, Karangpawitan, dan Kersamanah yang menggelar kegiatan ke NU an serempak pada Ahad (5/11/2023). 


Berikut kegiatan 8 MWCNU yang berhasil dipantai NU Online Jabar pada WhatssApp Group Keluarga Besar NU Garut: 


Pertama, kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Ikatan Pelajar Putera/Puteri (IPNU/IPPNU) Kecamatan Leuwigoong. Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (4/11/2023) dengan mengusung tema Menjabarkan Identitas Menuju Pelajar yang Berkualitas itu dihadiri oleh 165 pelajar. 


Menanggapi hal itu, ketua MWCNU Leuwigoong Ajengan Dudang menyampaikan rasa terimakasihnya atas terselenggaranya kegiatan Makesta yang berjalan dengan lancar.


"Alhamdulillah acara pelantikan dan penutupan Makesta di MWCNU Leuwigoong berjalan sesuai dengan harapan. Atas nama MWC, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus PCNU Garut,  pengurus PC IPNU/IPPNU yang telah bersedia mendedikasikan ilmunya kepada generasi muda NU di tempat kami. Jazakumullahu khairan katsiran,"ucapnya. 


Kedua, peresmian gedung MWCNU Kecamatan Pasirwangi.  Kegiatan yang rencananya digelar selama tiga hari (5-7/11/2023) itu diisi dengan pawai taaruf organisasi, penguatan ke NU an dan pelatihan budidaya madu dan magot, serta peresmian gedung MWCNU dengan disertai pembagian berbagai doorprize. 


Salah satu panitia kegiatan dalam orasi pawainya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua warga Kecamatan Pasirwangi yang telah membantu dalam mewujudkan  keinginan untuk memiliki gedung NU. Sebagai wujud rasa syukurnya, ia mengajak kepada seluruh warga untuk hadir dalam peresmian gedung baru pada Rabu (7/11/2023) mendatang. 


Ketiga, kegiatan pengajian bulanan (syahriahan) MWCNU Kecamatan Cibatu. Selain ada tausiah, kegiatannya diisi dengan santunan kepada para anak yatim. 


Salah seorang pengurus MWCNU Cibatu Ajengan Asep Jaelani mengungkapkan, bahwa syahriahan selain menjadi ajang untuk bersilaturahmi di antara sesama warga nahdliyin, juga untuk menguatkan wawasan ke NU an warga. "Syahriahan juga merupakan sebagai syi'ar Islam dalam rangka penguatan wawasan keilmuan warga NU di Cibatu. Syahriahan juga sebagai wahana untuk berbagi terhadap sesama, seperti adanya santunan terhadap anak-anak yatim. Rata-rata perbualannya MWCNU Cibatu bisa menyantuni 100 anak yatim," ucapnya.


Sementara, pengisi tausiah KH Aa Fuad mengajak warga nahdliyin Cibatu untuk tetap menjaga prinsip NU. Menurutnya prinsip NU yang harus dijaga adalah terkait dengan bagaimana cara merawat ajaran Islam ahlussunnah dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 


"NKRI adalah harga mati, Pancasila harus dijayakan, Nusantara pilihan kita, dan aswaja adalah akidah kita," tegasnya. 


Keempat, launching koin NU MWCNU Kecamatan Banyuresmi. Fokus kegiatannya adalah bimbingan teknis terkait Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah (Lazisnu). Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kantor MWC Jln KH Hasan Arif itu dibahas terkait tujuan, manfaat, dan tata kelola koin NU. 


Kelima, pengajian bulanan (syahriahan) perdana MWCNU Kecamatan Pangatikan.


Keenam, pembinaan dan pengukuhan Pengurus Anak Ranting (PARNU) Desa Mekarbakti Kecamatan Bungbulang.


Ketujuh, peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2023 MWCNU Kecamatan Karangpawitan yang dilaksanakan di komplek makam keramat Syekh Rohmat Suci Raden Prabu Kiansantang di Kampung Godog, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan. 


Kedelapan, rapat kerja Fatayat NU Kersamanah. 


Pewarta: Rudi Sirojudin Abas


Garut Terbaru