Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Pengertian Islam dalam Berbagai Aspeknya

Pengertian Islam dalam Berbagai Aspeknya
(Ilustrasi: Freepik.com).
(Ilustrasi: Freepik.com).

Oleh: KH Zakky Mubarak
Kalau kita mengkaji materi kata Islam, ia berasal dari kata salima yang artinya menurut pengertian etimologi adalah “selamat, damai, tunduk, patuh, pasrah, menyerahkan diri, sejahtera dan tidak cacat”. Pengertian Islam secara terminologis adalah agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sebagai petunjuk bagi umat manusia agar memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

 

Ditinjau dari segi ajaran dasarnya, Islam dibagi menjadi tiga bagian, yaitu aqidah, syariah dan akhlak. Aqidah menurut pengertian bahasa berarti ikatan, sangkutan atau simpul, sedangkan menurut pengertian yang sebenarnya adalah kepercayaan dan keyakinan yang menyatakan bahwa Allah itu adalah Tuhan yang Maha Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan serta tidak ada sesuatu apapun yang menyerupai-Nya. 

 

Esensi Tuhan dalam pandangan Islam, tidak mungkin dipersonifikasikan dengan segala macam benda, dengan kayu atau batu, dengan ukiran atau lukisan, bahkan tidak mungkin dapat dibayangkan dalam akal fikiran manusia. Ia Maha Esa, Maha Sempurna, Maha Mutlak dan jauh dari sifat-sifat kekurangan.

 

Syari’at, pengertiannya menurut bahasa atau lughah adalah jalan, sumber air, petunjuk menuju suber air atau jalan yang harus ditempuh setiap orang. Pengertiannya secara terminologis adalah peraturan-peraturan yang ditetapkan Allah sebagi pedoman hidup dan kehidupan manusia. Ia merupakan the way of life bagi setiap pribadi muslim. Pengertian lebih lengkapnya, syariat adalah peraturan-peraturan yang bersumber pada wahyu Allah dan kesimpulan-kesimpulan yang dapat dianalisa dari wahyu itu mengenai tingkah laku manusia.

 

Pengertian akhlak menurut bahasa adalah perbuatan, adat, perangai, tingkah laku secara umum, baik terpuji ataupun tercela. Pengertiannya secara sosiologis di Indonesia, akhlak berarti perbuatan atau tingkah laku yang terpuji. Dengan demikian, apabila dikatakan si A berakhlak, maksudnya ia memiliki akhlak yang terpuji.

 

Menurut pengertian istilah, yang dimaksud dengan akhlak adalah al-akhlak al-Islamiyah atau al-akhlak al-karimah, yaitu tingkah laku, perbuatan dan perangai terpuji berdasarkan kepada al-Qur’an dan al-Sunnah. Selanjutnya akhlak dibagi menjadi dua bagian yaitu akhlak terhadap Khalik atau pencipta (Allah) dan akhlak terhadap makhluk (yang diciptakan) yaitu segala sesuatu selain Allah. Akhlak terhadap makhluk dibagi menjadi dua bagian yaitu manusia dan selain manusia. 

 

Akhlak terhadap selain manusia dibagi tiga bagian yaitu, terhadap alam jamadi (benda mati), alam nabati (flora) dan alam hewani (fauna). Akhlak terhadap manusia dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu terhadap Nabi/Rasul, akhlak terhadap diri sendiri, terhadap keluarga, masyarakat, akhlak terhadap bangsa dan hubungan antar bangsa.

 

Aqidah, Syari’ah dan Akhlak merupakan satu kesatuan yang tidak bisa diceraipisahkan, satu sama lain saling terkait dan berkelindan. Namun demikian, aqidah tetap lebih diutamakan karena ia merupakan pondasi dari keduanya.

Terkait

Taushiyah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×