Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Orang yang Berpikir Mengambil Hikmah Atas Segala Sesuatu

Orang yang Berpikir Mengambil Hikmah Atas Segala Sesuatu
Orang yang Berpikir Mengambil Hikmah Atas Segala Sesuatu.
Orang yang Berpikir Mengambil Hikmah Atas Segala Sesuatu.

Orang yang tak berpikir menilai sesuatu atau orang dari aspek cap atau nama/ identitas primordialnya. Misalnya agamanya, sukunya, kulitnya, barat atau timur, dll. Kalau ada pandangan atau pendapat dalam suatu masalah, ia akan menanyakan "Ini dari siapa? Agamanya apa? Dari barat atau timur?.


Sedangkan orang yang berakal/berpikir menilai dari aspek isinya, misalnya mutunya bagus atau tidak, perilakunya santun atau kasar, kualitasnya, kecerdasannya, manfaatnya dll, dari manapun, beragama apapun, negara manapun, timur atau barat, dan seterusnya.


Imam Al Ghazali dalam bukunya "Al Tibr al Masbuk fi Nashihah al Muluk", mengatakan:


العاقل من نظر ارواح الاشياء وحقاءقها ولا يغتر بصورها


"Orang yang berakal menilai segala sesuatu dari esensinya. Tidak terpaku/tertipu oleh rupa/kulitnya".


Pengetahuan yang esensial sering disebut "Hikmah". "Hikmah" secara singkat dimaknai ulama sebagai "pengetahuan yang tinggi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia". Atau Kearifan atau kebijaksanaan.


Imam al Sakhawi, seorang sejarawan dan ulama dibidang hadis, tafsir dan sastra. Ia mengatakan:


خُذِ الْحِكْمَةَ وَلَا يَضُرُّكَ مِنْ أَيِّ وِعَاءٍ خَرَجَتْ .( الحافظ السخاوي في المقاصد الحسنة ).


“Ambillah hikmah, tak akan merugikanmu, darimana pun ia lahir”. (“al-Maqashid al-Hasanah”).


اﻟﻜﻠﻤﺔ اﻟﺤﻜﻤﺔ ﺿﺎﻟﺔ اﻟﻤﺆﻣﻦ، ﻓﺤﻴﺚ ﻭﺟﺪﻫﺎ ﻓﻬﻮ ﺃﺣﻖ ﺑﻬﺎ


“Kata-kata hikmah (bijak) itu adalah barang hilang milik orang beriman, dimanapun dia menemukannya, maka dia lebih berhak mengambilnya,".


KH Husein Muhammad, salah seorang Mustasyar PBNU

Terkait

Hikmah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×