• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 27 Mei 2024

Taushiyah

Kultum Ramadhan: Keutamaan Berbagi di Bulan Suci

Kultum Ramadhan: Keutamaan Berbagi di Bulan Suci
Ilustrasi. (Foto: NU Online/freepik)
Ilustrasi. (Foto: NU Online/freepik)

Dalam salah satu Hadis Rasulullah Saw menyebut bulan Ramadan sebagai bulan santunan. Hal ini memberikan arti bahwa bulan Ramadan harus kita jadikan momentum untuk lebih meningkatkan lagi nilai-nilai kebersamaan, nilai-nilai kemanusiaan dan juga kepedulian sosial kita.

Allah Swt memberikan apresiasi yang sangat besar bagi mereka yang memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat sekitarnya. Di Al-Qur’an surah Ali Imran ayat 92 Allah Swt berfirman: 


لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَۗ وَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ ۝٩٢


“Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya.”


Dalam hal ini Rasulullah Saw sudah memberikan contoh kepada kita, bagaimana kita tahu Rasulullah adalah orang yang sangat dermawan terutama setiap kali memasuki bulan Ramadan. Dalam salah satu riwayat, Ibnu Abbas pernah mengatakan bahwa, “Rasulullah Saw adalah sosok yang sangat dermawan kepada orang lain dan menjadi sosok yang lebih dermawan lagi ketika memasuki bulan Ramadan.”


Oleh karena itu, mari di bulan Ramadan ini kita meningkatkan kepedulian sosial kita dengan cara kita berbag. Salah satu yang dapat kita wujud adalah dengan kita berbagi makanan untuk berbuka puasa karena ada banyak sekali keutamaan bagi mereka yang mau berbagi di bulan Ramadan. 


Sebagaimana dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi bahwa Rasulullah Saw, bersabda: “Barang siapa yang memberi makan di bulan Ramadan bagi orang-orang yang berpuasa, maka baginya ampunan atas dosa-dosanya, dan dia juga akan terbebas dari api neraka, dan dia juga akan mendapatkan pahala yang serupa dari orang yang berpuasa yang dia beri makan untuk berbukanya.”


Dari sini kita dapat melihat ada tiga keutamaan bagi mereka yang berbagi di bulan Ramadan yakni pertama, Allah Swt akan mengampuni dosa-dosanya. Kedua, dia akan terbebas dari siksa api neraka. Ketiga, dia akan mendapatkan limpahan pahala dan rahmat dari Allah Swt. 


Ketika mendengar itu ada sahabat kemudian bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah bagaimana bahwa kami semuanya mampu untuk berbagi buka puasa, kami tidak semuanya mampu untuk menyediakan makanan buka puasa bagi orang lain?” maka Rasul kemudian menjawab, “Allah memberikan pahala ini mereka yang memberi sesuatu untuk berbuka meskipun hanya dengan segelas susu atau mungkin hanya dengan sebutir kurma atau seteguk air,” 


Jadi yang terpenting adalah bagaimana kita ada rasa peduli terhadap sesama yang kita wujudkan dengan memberikan sesuatu untuk berbuka puasa bagi orang lain, terutama bagi mereka-mereka yang kesulitan dan membutuhkan sesuai dengan kemampuan kita. Semoga ada manfaatnya, wallahu a’lam...


Taushiyah Terbaru