Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Titin Suhartini: Saya Ingin Berkhidmat untuk NU

Titin Suhartini: Saya Ingin Berkhidmat untuk NU
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kuningan Titin Suhartini, S.Pd., MM (Foto: Dok. Pribadi)
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kuningan Titin Suhartini, S.Pd., MM (Foto: Dok. Pribadi)

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kuningan Titin Suhartini, S.Pd., MM adalah perempuan yang sangat aktif dan seperti yang tak mengenal lelah. Untuk kegiatan sosial, ia selalu siap bergerak. Termasuk saat Covid-19 mulai mendera, perempuan asal Desa Cipondok, Kadugede, Kuningan ini selalu hadir berkegiatan sosial di tengah warga yang terdampak Covid.

“Saya hanya ingin berusaha bisa berguna bagi orang lain, tidak sekedar untuk diri sendiri dan keluarga saja. Jika ada kesempatan dan saya dalam kondisi sehat, insya Allah akan saya lakukan,” ujar Titin.

Selain sibuk mengurusi Fatayat NU, Titin juga bekerja sebagai tenaga pendidik dan aktif di sejumlah organisasi sosial. Di antaranya Gabungan Organisasi Wanita, KORPRI, Karang Taruna, dan KNPI. Ia aktif sebagai anggota BPD Desa Cipondok dan Ketua Pokja 1 Kecamatan Kadugede.

Bagaimana ia bisa mengatur waktu? 

“Kewajiban utama saya stand by di sekolah, sedangkan di organisasi sosial itu kan tidak setiap hari harus hadir. Yang penting kita bisa mengatur waktu antara kewajiban utama dan berorganisasi, termasuk dengan keluarga. Insya Allah semuanya bisa dijalani,” paparnya.

Berorganisasi itu baginya menjadi cara memanjakan diri. Mengabdi di organisasi, berkumpul bersama anggota, bersua orang-orang hebat, itu menjadi obat baginya. 

“Tentu saja pertemuan dengan keluarga tetap nomor satu. Saya selalu menyempatkan waktu bersama keluarga setiap hari. Apalagi sekarang dengan adanya anjuran bekerja dari rumah, saya benar-benar memanfaatkannya bersama keluarga,” ujar pengurus Perempuan Wirausaha itu.

Titin meras bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama. 

“Mengenal dan dekat dengan para ulama NU adalah barokah bagi saya,” tegasnya.

Titin mulai bergabung dengan Fatayat NU pada 2010. Sejak itulah ia mulai mengenal ke-NU-an dan mengikuti jenjang kaderisasi yang diharuskan. Jiwa organisatoris yang dimilikinya yang mendorongnya berkiprah di NU. Menurutnya, saat bergabung dengan NU, ia tidak berambisi mendapat jabatan.  Tetapi jika diberi amanah, ia akan jalankan semaksimal mungkin.

“Saya tulus ingin berkhidmat. Makanya saya mengikuti LKD, LKL dan MKNU,“ lanjutnya. 

Menurutnya, NU adalah organisasi yang ramah dan menghargai satu sama lain. Salah satu pengalamannya sebagai Ketua Fatayat adalah kolaborasi dengan komunitas perempuan lintas iman/agama dalam beberapa kegiatan bakti sosial. Ada kegiatan kebersihan sungai, sosialisasi penangnan sampah di masjid dan gereja dan bantuan kepada orang yang tidak mampu.

Terkait pandemi Covid-19, Titin mengajak kepada warga supaya tetap semangat menghadapi cobaan ini. 

“Jangan panik dan tetap waspada, manfaatkan waktu di rumah sebagai quality time bersama keluarga,” ingatnya.

Titin juga mengajak agar selalu menjaga kebersihan, banyak beristighfar, membaca sholawat dan selalu menjaga wudlu untuk shalat yang lima waktu. 

“Insya Alloh dengan menjaga wudlu dan sholat, kita akan terhindar dari segala macam virus, termasuk korona sekarang ini,”  pungkasnya.

Sumber: Syifa Walyatusshofiyah & kartinikuningan.net
Editor: Iip Yahya 

Terkait

Profil Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×