• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Jumat, 23 Februari 2024

Kabupaten Tasikmalaya

Habib Umar bin Husein Assegaf; Cari Berkah Guru, Insya Allah Selamat

Habib Umar bin Husein Assegaf; Cari Berkah Guru, Insya Allah Selamat
Habib Umar bin Husein Assegaf; Cari Berkah Guru, Insya Allah Selamat
Habib Umar bin Husein Assegaf; Cari Berkah Guru, Insya Allah Selamat

Tasikmalaya, NU Online Jabar
Salah seorang pengurus Lembaga Dakwah (LD) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Habib Umar bin Husein Assegaf mengungkapkan bahwa santri jika ingin selamat harus terus menyambung silaturahim dengan gurunya. Hal tersebut diungkapkan saat memberikan taushiyah pada Haul Almaghfurlah KH Ruhiat yang ke-46 dan Almaghfurlah KH Moh Ilyas Ruhiat ke-16 di lingkungan Ponpes Cipasung Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu (17/7/2023) malam.


“Kalau mau selamat harus terus menyambung, mencari berkah dengan guru, Insya Allah selamat. Kalau tidak karena guru, bukan siapa-siapa kita, tidak kenal Allah, tidak kenal Rasulullah, tidak kenal segala macam. Wasilah kita punya murabbi, Alhamdulillah kita mengenal Allah, mengenal Rasulullah, mengenal hak-haknya Allah, mengenal posisi kita sebagai hamba Allah itu berkat guru kita,” jelasnya.


Habib Umar menyebutkan bagaimana Imam Syafi'i sangat hormat kepada gurunya. Ketika ia sedang mengajar ada seorang anak kecil yang hendak menyebrang, lalu Imam Syafi'i berhenti dulu mengajarnya, lalu anak kecil tersebut diseberangkan.


“Lalu bertanya muridnya siapa itu kok disebrangin, Anda orang alim, mujtahid, orang hebat luar biasa. Imam Syafi'i menjawab itu adalah anak daripada guruku, maka wajib atasku Syafi'i menghormati, takzim kepada anak guruku,” terangnya.


Habib yang juga selaku Pimpinan Pondok Pesantren Ats-Tsaqofah Islamiyah Paseh Kabupaten Bandung itu menuturkan, bahwa semangat dari KH Ruhiat dan KH Ilyas Ruhiat harus ditafakuri, yaitu dengan tekad dan niat untuk membawa semangat keduanya ke daerah masing-masing, supaya bisa mengikuti jejak langkahnya.


“Jadi setiap kita ziarah, setiap kita datang kita bawa energinya, kita bawa semangatnya, kenapa beliau bisa mulia? Karena takwa kepada Allah, tidak pernah namanya lengah ibadah kepada Allah, dzikir kepada Allah,” terangnya.


Habib Umar mengatakan, betapa beruntungnya bisa menghadiri haul hamba Allah yang sholeh yaitu KH Ruhiat dan KH Ilyas Ruhiat. Ia menuturkan, keduanya merupakan hamba yang sudah betul-betul memperlihatkan kehambaannya kepada Allah dengan berjuang, dengan membela agama Allah. Maka dari itu, ia berpesan ketika ada haul guru harus hadir.


“Beruntungnya kita mengambil berkah dari guru kita, tabaruk guru kita semua, bukan hanya dalam arti maknawi, tetapi lebih dari itu kita ambil semangat amaliah, semangat akhlak, budi pekerti daripada guru kita, bagaimana beliau mengamalkan ilmu, cinta kepada ilmu, cinta kepada masyarakat,” pungkasnya.


Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Kabupaten Tasikmalaya Terbaru