• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 18 Juni 2024

Kabupaten Bandung

Silaturahim Pergunu Diterima Secara Langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas

Silaturahim Pergunu Diterima Secara Langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Ini yang Dibahas
Audiensi Pergunu Kabupaten Bandung dengan Bupati Kabupaten Bandung HM Dadang Supriatna. (Foto: NU Online Jabar/Bambang Melga).
Audiensi Pergunu Kabupaten Bandung dengan Bupati Kabupaten Bandung HM Dadang Supriatna. (Foto: NU Online Jabar/Bambang Melga).

Bandung, NU Online Jabar
Tepatnya pada Senin (13/5/2024) lalu, Bupati Bandung,HM Dadang Supriatna menerima audiensi pengurus Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Bandung, di ruang rapat Setda Kabupaten Bandung.


Kegiatan tersebut dalam rangka bersilaturahim sekaligus audiensi yang dihadiri oleh jajaran Asisten Daerah dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, serta jajaran pengurus Pergunu Bandung antara lain Sekretaris Pergunu Kabupaten Bandung Muhamad Faizin, Bendahara Pergunu Kabupaten Bandung Hj Ina Hilman, Wakil Ketua Pergunu Kabupaten Bandung Usman dan Asep Saepullah, Wakil Sekretaris Pergunu Kabupaten Bandung Yuli Diana, Wakil Bendahara Pergunu Kabuoaten Bandung Ninin Aminah, Bidang Pendidikan Pergunu Kabupaten Bandung Neng Fitri serta sejumlah ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) pergunu di Kabupaten Bandung yakni Ketua Pergunu Paseh Acep Saeful R, Ketua Pergunu Pangalengan Isep Saniansah dan Ketua Pergunu Dayeuhkolot Hilman.


Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Ketua Pergunu Kabupaten Bandung Yohanik menyampaikan maksud kedatangan rombongan persatuan bersilaturahim dengan Bupati. "Pergunu merupakan organisasi profesi guru, ustadz, dan dosen nahdliyyin yang berkhidmat di sekolah, madrasah, pondok pesantren pun perguruan tinggi," tutur Yohanik.


Hal senada disampaikan oleh sekretaris Pergunu Kabupaten Bandung Muhamad Faizin. Dalam kesempatan tersebut, ia mengenalkan pengurus dan berbagai program organisasi.Pergunu Kabupaten Bandung periode 2019-2024 yang pada setahun pertama kepengurusan lebih fokus terhadap pembentukan PAC di tiap-tiap Kecamatan se-Kabupaten Bandung serta program unggulannya adalah telah mengantarkan 280 kader pergunu Kabupaten Bandung mendapatkan kesempatan beasiswa S-1, S-2 dan S3 sejak masa kepengurusan 2019-2024.


Menurutnya, sebagai organisasi profesi, pihaknya siap bekerja sama dengan stakeholder, pemerintah dan swasta. Ia menyebutkan bahwa saat ini pihaknya telah bermitra dengan beberapa perguruan tinggi yang jumlahnya sekitar 14 perguruan tinggi se Jawa Barat dan 1 Perguruan tinggi di Jawa Timur. 


Selain itu, Muhammad Faizin berharap, terjalin sinergisitas Pemda Kab. Bandung dan Pergunu. "Penganggaran insentif kesejahteraan guru non PNS disetarakan, terutama bagi GTT/ GTY di semua jenjang (pra TK/ PAUD, TK/ RA, SD/ MI, SMP/ MTs, dan SMA-SMK/ MA). Perlunya penyesuaian insentif dengan masa kerja. Guru-guru yang tergabung dalam Pergunu diperkenankan memanfaatkan fasilitas Pemda untuk kegiatan pengembangan kompetensi melalui diklat maupun seminar/workshop pendidikan. Selain itu, perlindungan hukum, kesehatan dan ketenagakerjaan juga menjadi hal yang sangat pokok dalam pergerakan Pergunu," paparnya.


Sementara itu, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyambut baik hadirnya Pergunu Kabupaten Bandung ke kantornya. Ia menilai, banyak program Pemda Kabupaten Bandung yang dapat disinergikan dan di kolaborasikan, khusunya dalam bidang pendidikan.


Selain itu, Bupati Bandung juga mendorong Pergunu agar membuat nota kesepahaman atau Perjanjian Kerjasama dengan Dinas terkait untuk mendukung implementasi program-program Pergunu Kabupaten Bandung.


Selain itu, Asisten Daerah Kabupaten Bandung H Ruli Hadiana menyebutkan bahwa pihaknya melalui 13 program prioritasnya dapat dikolaborasikan dengan program pergunu Kabupaten Bandung. "Pemda akan terus berupaya semaksimal mungkin mewujudkan bandung yang BEDAS, (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera),". tandasnya.


Kabupaten Bandung Terbaru