Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Selamat Jalan Anakku Harry Fadil: Engkau Pejuang NU 

Selamat Jalan Anakku Harry Fadil: Engkau Pejuang NU 
KH Nuril Arifin dan Almarhum Harry Fadhil. (Foto: Istimewa).
KH Nuril Arifin dan Almarhum Harry Fadhil. (Foto: Istimewa).

Innaalillahi wa inna ilaihi rojiun. 

 

Seminggu,
Dua bulan yang lalu engkau datang bersama istri dan anak mu. 
Dalam keadaan lemah. Sebagai anak yang berbhakti engkau tetap silaturahmi kepada orang tuamu.

  

Aku,
Masih segar dalam ingatan tuaku. Anakmu demikian lincah dan lucu. Pemberani . Dan cucuku itu segera akrab dengan om nya, Salman alfarizi bontot ku. Di kamar atas Pondok pesantren Abdurrahman Wahid Soko tunggal. 

 

Kebetulan Fariz, nama panggilan nya, memang sedang libur, dia belajar di pondok Staqofah nya Kang Said Aqil Siroj. Ketua Tanfidziyah PBNU. 

 

Ya,
anakmu satu satunya. Hasil riyadloh di Makah yang kau rindu kehadiran nya di muka bumi ini. Setelah 13 tahun berkeluarga engkau jalani bersama mantuku Opit, 

 

Dan,
Senin malam Selasa, kemarin para santri masih dengan penuh harap berdoa. Membacakan Yasin Fadhilah. Agar Allah memberikan karunia terbaiknya untukmu. Karena sudah menjadi kebiasaan pejuang NU senantiasa mengandalkan bacaan Yasin Fadhilah untuk mengemis di pintu ridha Nya. 

  

Tetapi selasa pagi Istimu memberi tahu, engkau semakin Kristis. Dan di operasi pula di kepalamu yang menjadi penyebab struk, setelah banyak ditemukan kelemahan organ tubuhmu. 

 

Saya masih tetap berharap engkau mendampingi berjuang untuk NU dengan TV Aswaja mu yang engkau rintis, engkau biayai dan engkau persembahkan demi kejayaan NU. 

 

Abah, Katamu waktu itu,
Organisasi sebesar ini dengan jutaan ulama nya kok gak memiliki stasiun TV. Saya akan persembahkan Stasiun TV Aswaja ini untuk NU. Gus Amin dan Gus Nando sudah setuju. Abah harus setuju ya?! 

 

Hahahahahaha, Saya memang setuju sekali. Dan hati ini bangga. Senang juga dengan semangatmu berjuang untuk NU dengan caramu sendiri. Pasti Saya meng iyakan rencana luhur itu. 

 

Namun semalam engkau telah mendahului ku. Terasa kaget dan kurang percaya. Meskipun Allah memberi tahu ku. Saat membacakan Yasin fadhilah bersama Kiai Shobirin, Abdul Latif, kiai Nawawi al Madrani dan Hendra serta puluhan santri lain. 

 

Ya saat itu engkau hadir di hadapan ku dengan tatapan mata kosong. Mulutmu mlongo. Nampak bingung. Air mataku membanjir. Tetapi doa tetap mengalir. Hingga aurod Yasin selesai di bacakan. 

 

Sehabis ngimami sholat Isyak selasa malam, saya bercerita tentang keadaan mu, kepada Dakun Faruki serta Rizqi dan Dhimas serta Nur dan Bahtiar, sembari ngomong semoga Allah memilihkan yang terbaik untuk mu. 

 

Dan...
Dua jam kemudian saya menerima khabar dari Latif, dan Uminya Fariz. Engkau Telah pulang ke sisi Allah. 

 

Allahuma innaa nas aluka ridhaka wal jannah, Wa naudzubika min sakhotika wannaar. Ya aziz ya ghofar ya Robal alamin. Penderitaan mu aku rasakan. Dua hari aku gak bisa jalan normal. Semua badan sakit semua. 

 

Dan engkau meninggal dunia. Anak. Teman diskusi dan Sahabat yang baik hati, Harry Fadil bin Rukandar Adiwiria pada hari ini Selasa, 8 Februari 2022 jam 20.37 WIB di RS Mayapada.

 

Engkau memilih sebagai pejuang yang tidak kenal menyerah dengan melakukan operasi. Pasca operasi pengangkatan kantung empedu. Engkau ditentukan oleh Allah harus kembali. 

 

Sebagai orang tua angkat almarhum, saya Mohon kepada semua yang mengenal dan bergaul dengan Harty Fadzil, agar kesalahan dimaafkan. Segala kesalahannya.

 

Allahummaghfirlahu warhamhu waj'alil jannata matswahu Al-Fatihah. 

 

Selamat jalan ya Nang,  Malaikat mencatat, bhakti mu melebihi anak kandung ku sendiri. 
Orang tidak pada tahu, bahwa Engkaulah yang membuatkan dan mengongkosi pendirian yayasan Abduraan Wahid Sokotunggal. 

 

Gedibale Gus Dur

 

KH Nuril Arifin (Gus Nuril), Pimpinan Pondok Pesantren Sokotunggal Semarang

Terkait

Obituari Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×