Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Belajar Berjuang dari Para Guru

Belajar Berjuang dari Para Guru
(Ilustrasi: NUO).
(Ilustrasi: NUO).

Malam Rabu (8/2) kemarin, tampak postingan-postingan dari guru kami tercinta yang juga ketua Tanfidziah PCNU Garut yakni Pangersa KH Atjeng Abdul Wahid mengirimkan foto dan video kegiatan penerapan keramik lantai yang dilakukan di sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut Jl. Suherman No 117 Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut.

 

Dalam postingan yang beliau kirimkan ke Grup WA KBNU, nampak Nahdliyin sedang bergotong royong memasang keramik di aula baru yang masih dalam tahap pembangunan, karena hal tersebut akan digunakan untuk persiapan  peringatan hari lahir NU yang ke-99 dalam hitungan hijriah.

 

Namun yang menjadi hati saya sangat berkesan, ketika mengetahui Pangresa Sepuh Salaman sapaan akrab kami di Pesantren, masih dalam kondisi kurang sehat sehingga memantau pengerjaan pemasangan keramik tersebut dengan menggunakan kursi roda. 

 

Pangresa Sepuhpun memantau pengerjaan tersebut sampai larut malam, karena video terakhir yang beliau kirimkan di GWA KBNU Garut menunjukan pukul 20.50, dan pemasangan keramikpun masih belum selesai karena ukuran aula yang dibangun cukup luas, yakni 16 x 20 meter dengan rencana tiga lantai.

 

Dari sana saya berfikir bahwa, dalam perjuangan, para ulama khususnya guru kami tidak mengenal lelah dan capek, apalagi kondisinya yang sedang sakit dan usia yang sudah cukup sepuh tidak membuatnya patang arang untuk terus berjuang.

 

Bahkan sepengetahun saya secara pribadi, setiap ada kegiatan kaderisasi dan ke-NU-an lainnya, beliau selalu menyempatkan hadir walaupun jarak yang harus beliau tempuh sangat jauh mengingat kondisi Kabupaten Garut sebagai wilayah yang sangat luas dan juga medan yang cukup sulit karena harus melalui pegunungan dan perbukitan serta tanjakan atau turunan yang curam, bahkan tidak sedikit pula jalan yang rusak dan berlumpur mengiringi kendaraan yang beliau gunakan.

 

Mudah-mudahan guru-guru kami, baik yang ada di Pesantren Fauzan 1-8 umumnya ulama-ulama NU yang selalu ikhlas berjuang selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan aktivitasnya, dan mudah-mudahan pula guru-guru kami selalu ada dalam ridla dan Rahmat Allah SWT dalam menjalankan segala aktivitasnya. 

Terkait

Ngalogat Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×