Kabupaten Bogor

Sowan ke Sejumlah Tokoh Senior, Pergunu Kabupaten Bogor Dapat Nasehat Strategis untuk Program Kerja

Ahad, 31 Agustus 2025 | 09:48 WIB

Sowan ke Sejumlah Tokoh Senior, Pergunu Kabupaten Bogor Dapat Nasehat Strategis untuk Program Kerja

Pergunu Kabupaten Bogor Kunjungi sejumlah tokoh senior. (Foto: NU online jabar/Abdul Hakim).

Kabupaten Bogor, NU Online Jabar
Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Bogor menggelar sowan dan silaturahmi kepada dua tokoh senior Pergunu pada Jumat, (29/8/2025). Rombongan yang dipimpin Ketua Pergunu Kabupaten Bogor, Hj Balqis, berangkat dari titik kumpul di Universitas Djuanda, Ciawi, didampingi beberapa pengurus harian seperti Hj Eli, Robiq, Dida, dan Ilham.


Silaturahmi pertama dilakukan ke kediaman H Imron Rosyadi, Ketua Pergunu Kabupaten Bogor periode sebelumnya, yang berlokasi di Cijeruk, Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan tersebut, H Imron memberikan arahan dan nasihat strategis untuk pengurus baru, termasuk rekomendasi untuk memperkuat komunikasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan.


“Silaturahmi dan komunikasi dengan PCNU harus terus dijaga. SK kepengurusan yang jelas akan memperkuat posisi Pergunu dalam menjalankan program-programnya,” ujar H Imron.


Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program kerja Pergunu, antara lain pelatihan guru terkait kurikulum baru, kegiatan rutin per PAC (Pimpinan Anak Cabang), pendampingan kesejahteraan guru melalui sertifikasi dan P3K, advokasi legalitas lembaga pendidikan, serta pengembangan unit usaha Pergunu.
“Kita harus memikirkan langkah konkret seperti membuat LKS dan buku Aswaja sebagai pegangan di lembaga pendidikan. Pergunu juga perlu hadir memberikan solusi bagi lembaga-lembaga yang belum berbadan hukum,” tambahnya.


Setelah pertemuan di Cijeruk, rombongan melanjutkan sowan ke KH. Ahmad Yani, yang juga ketua pergunu periode sebelum H Imron Rosyadi. Dalam pertemuan itu, KH Ahmad Yani menekankan kesiapan pengurus untuk menghadapi berbagai tantangan guru di era saat ini, terutama terkait kesejahteraan dan peningkatan kapasitas guru.


“Pengurus Pergunu harus siap menjawab tantangan yang dihadapi para guru. Jangan hanya bergerak administratif, tapi juga harus memikirkan kesejahteraan anggota,” tegasnya.


Kiai Ahmad Yani juga mendorong pengurus untuk aktif menggelar workshop dan seminar pengembangan guru serta memperkuat pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di kalangan pendidik. “Program penyamaan pemahaman Aswaja yang diinisiasi PW Pergunu Jawa Barat harus terus dilanjutkan. Pergunu Kabupaten Bogor punya peran penting dalam memperkuat karakter guru-guru NU,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Pergunu Kabupaten Bogor, Hj Balqis, juga menyampaikan laporan perkembangan organisasi pasca Konferensi Cabang (Konfercab) sebulan lalu. Ia menuturkan bahwa hingga saat ini Pergunu Kabupaten Bogor telah melakukan revitalisasi kepengurusan di hampir seluruh PAC.


“Alhamdulillah, sampai saat ini, sebulan setelah Konfercab, sudah dilakukan revitalisasi di 19 PAC Pergunu Kabupaten Bogor. Semoga dua PAC lainnya juga segera menyusul agar seluruh struktur bisa bergerak solid,” ujar Hj Balqis.


Kegiatan sowan ini diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar Pergunu Kabupaten Bogor ke depan semakin solid, mampu menjawab tantangan zaman, dan hadir sebagai organisasi profesi guru yang mengakar di masyarakat.