• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Kota Bandung

PWNU Jabar Gelar Peringatan Harlah Ke-101 NU dan Isra' Mi'raj

PWNU Jabar Gelar Peringatan Harlah Ke-101 NU dan Isra' Mi'raj
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggelar peringatan Harlah ke 101 NU sekaligus Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (10/2/2024). (Foto: NU Online Jabar/Agung)
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggelar peringatan Harlah ke 101 NU sekaligus Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (10/2/2024). (Foto: NU Online Jabar/Agung)

Bandung, NU Online Jabar
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggelar peringatan Harlah ke 101 NU sekaligus Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (10/2/2024).


Ketua Tanfidziyah PWNU Jabar, KH Juhadi Muhammad dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur bisa melaksanakan doa bersama dalam peringatan Isra Mi'raj dan harlah NU yang ke 101. 


"Alhamdulillah siang hari ini PWNU Jabar telah melaksanakan doa bersama dan kegiatan yaitu peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw dengan istighotsah juga tadarus qonun asasi," terangnya.


Kiai Juhadi menuturkan selamat kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atas penghargaan nobel Perdamaian Asia 2024 yang diberikan Zayed Award for Human Fraternity dari Uni Emirat Arab kepada Nahdlatul Ulama.


"Ini sangat luar biasa kerja keras beliau, memperlihatkan kepada dunia agar bagaimana dunia ini kira-kira dalam keadaan damai," paparnya.


"Perlu diapresiasi, beliau baru bekerja 2 tahun tapi prestasinya sangat luar biasa. Oleh karena itu kita doakan bersama mudah-mudahan beliau selalu diberikan kesehatan, kekuatan dalam membina warga NU, dan membina warga negara Indonesia. Mudah-mudahan selama NU masih berdiri tegak insyaallah negara kesatuan RI tetap jaya dan kokoh," tambahnya.


Kiai Juhadi mengaku bahwa tema harlah NU ke 101 ini hanya mengikuti  tema yang disampaikan oleh PBNU pada harlah NU ke 101 yang dilaksanakan di Jogjakarta kemarin. 


"Ada yang beda menurut saya terhadap pelaksanaan PBNU bagaimana memacu atau memberikan dorongan kepada seluruh pengurus baik pengurus PBNU,PWNU, PCNU, kemudian MWCNU sampai ranting juga para seluruh badan otonomnya. Karena di abad ke 2 NU ini, visi-misi beliau sebagai ketua PBNU ini menunjukkan bagaimana kita menata organisasi secara baik secara profesional, jika soal keagamaan di NU tidak usah diragukan lagi insyaallah gudangnya soal keagamaan di NU," jelasnya.  


"Tapi untuk soal penataan keorganisasian saya merasakan betul bahwa di periode ini betul-betul menata organisasi dengan secara baik walaupun risikonya, konsekuensinya kita harus capek, semuanya harus capek dan beliau selalu mengatakan kalo saya menjadi ketua umum maka harus siap risikonya, konsekuensinya harus nerima capek dengan program-program yang sangat luar biasa," paparnya.


Selanjutnya Kiai Juhadi memaparkan bahwa ada program DKM yang harus segera ditindak lanjuti. "Karena Jabar termasuk salah satu file projek dan itu juga di kabupaten bandung barat, tapi itu bukan hanya cukup di KBB tapi seluruh kabupaten, Kota yang ada di Jabar insya Allah nantinya akan di tindaklanjuti di program gerakan keluarga maslahat NU. Ini bekerja sama dengan pemerintah, kementerian agama, kesehatan, dan kementerian-kementerian terkait," katanya.
 

"Intinya kami PWNU Jabar dan seluruh badan otonom, seluruh pengurus cabang NU yang ada di Provinsi Jabar siap menerima program-program dan instruksi-instruksi yang disampaikan oleh pengurus besar NU Jabar. Apapun keputusan, karena beliau sering mengatakan “Hukmul hakim yarfa’ul khilaf”, Keputusan pimpinan tertinggi itu sudah tidak usah di perselisihkan lagi, kita harus ikuti," pungkasnya.


Pewarta: Hasemi Fauziah


Kota Bandung Terbaru