• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 26 Februari 2024

Keislaman

Kriteria Pemimpin

Kriteria Pemimpin
Kriteria Pemimpin
Kriteria Pemimpin

Pemilu tinggal 2 hari lagi, 14 Februari lusa kita akan menentukan pimpinan nasional dan wakil wakil kita di parlemen. Maka hendaklah kita gunakan hak kita sebagai warga negara dengan mendatangi TPS masing-masing. Satu suara yang kita punya akan sangat berarti untuk menentukan nasib bangsa ini setidaknya 5 tahun ke depan. Kita berharap pesta demokrasi kali ini, berjalan dengan jujur, adil, transparan, damai dan sejuk. Siapapun yang akan terpilih, dialah putra terbaik bangsa yang dipilihkan Tuhan untuk negeri ini. 


Pilihan kita khususnya untuk calon Presiden sudah barang tentu akan berbeda, sebab jika sama atau dipaksakan untuk sama, maka bukanlah demokrasi namanya. Pilihan saya adalah orang yang terbaik menurut saya, demikian juga pilihan anda tentu orang  yang terbaik menurut anda. 


Dalam hal memilih Presiden hendaknya kita berpegang kepada apa yang disampaikan oleh Imam Mawardi dalam kitabnya Al Ahkamus Sulthoniyah yang menyampaikan beberapa kriteria calon pemimpin yang seharusnya menjadi rujukan bagi kita semua.


Pertama: 


ان يكون عادلا


Hendaknya orang yang adil, tidak memihak kepada kelompok golongan tertentu. Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan harus benar-benar orang yang dapat mengayomi semua golongan. Dalam hal penegakan hukum dia juga harus bersikap seadil adilnya, tidak tebang pilih dan pandang bulu, siapa saja yang melanggar hukum harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Republik ini.


Kedua: 


ان يكون عالما


Orang yang benar benar alim, cakap , pinter, cerdas, mengetahui , mengerti dan memahami ilmu ketatanegaraan. Pandai dan cakap dalam menentukan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. 


Ketiga:


ان يكون سلامة الحواس 


Hendaknya memiliki indra yang sehat dan selamat dari kekurangan.  Mata dan telinganya tajam melihat dan mendengar aspirasi rakyat,  lisannya fasihat dalam menjelaskan seluruh program kerjanya dengan gamblang,  jelas dan transparan. 


Keempat 


ان يكون سلامة الأعضاء من نقص


Sehat fisiknya, dan tidak memiliki kekurangan apapun yang dapat menghambat pergerakannya dalam melayani rakyat. 


Kelima: 


ان يكون ذا الرأي المفضي الى سياسة الرعية وتدبير المصالح 


Memiliki ide dan gagasan serta kemampuan untuk berpikir cepat dalam menyelesaikan seluruh permasalahan yang dihadapi demi kepentingan rakyat,  bangsa dan negara.


Keenam


ان يكون ذاالشجاعة


Harus memiliki keberanian dalam menentukan sikap, penegakan hukum dan pengambilan keputusan.  Tidak takut kepada siapapun dan dari kelompok manapun. 


Adapun kriteria yang ketujuh saya anggap tidak relevan diterapkan di negara kita. Mengingat  keturunan dan kesukuan bukan menjadi kriteria dalam negeri demokrasi seperti negara kita. Mari kita pilih calon pemimpin kita dengan hati yang jernih dan jiwa yang bersih, sesuai dengan nurani kita. Jika anda masih ragu terhadap calon pilihan.


Ingatlah sabda Rasulullah SAW 


استفت قلبك ولو افتاك الناس 


Tanyalah hati nuranimu. Walaupun orang lain menasehatimu, jangan terpengaruh oleh omongan orang lain.
Tanyakan pada diri sendiri, siapa calon Presiden dan Wakil Presiden yang cocok untuk memimpin 278 juta rakyat Indonesia. Jangan pernah memilih karena materi,  jabatan dan kedudukan.


KH Ahmad Ruhyat Hasby, Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang 2017-2022


Keislaman Terbaru