Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Eril: Anak Muda Ahli Surga

Eril: Anak Muda Ahli Surga
Eril : Anak Muda Ahli Surga. (Foto: Arif Khasbullah).
Eril : Anak Muda Ahli Surga. (Foto: Arif Khasbullah).

Hingga hari ini, TV Swasta Nasional, media cetak dan medsos, masih  memberitakan tentang Emmeril Kahn Mumtaz, alias Eril. Putra Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.


Almarhum  Eril adalah pemuda istimewa,  ajaib dan langka. Ia manusia tiga benua. Lahir di New York, Benua Amerika. Wafat di Bern, Swiss, Benua Eropa dan  dikebumikan di Indonesia, Benua  Asia. Namanya pun dari tiga Bahasa: Prancis, Jerman, dan Arab.


Almarhum bukan artis, santri, ustadz, apalagi ulama. Eril adalah  salah seorang Mahasiswa ITB yang biasa-biasa saja umumnya manusia. Tetapi kenapa anak muda  biasa biasa ini mampu menghipnotis berjuta juta manusia, baik di Indonesia maupun mancanegara. 


Presiden, menteri, gubernur, bupati/walikota, santri, mahasiswa, para duta besar negara sahabat, hingga ulama sekaliber, pangersa Abah Habib Luthfi dari Pekalongan memberikan perhatian khusus mendatangi makamnya dan berdo'a buatnya. Kenyataan ini harus kita akui. Kayaknya belum ada anak muda yang wafat begitu dikagumi, dirindukan, ditangisi dan didoakan berjuta juta orang. Kenapa?


Ia bersih dari dosa. Dalam Islam, hitungan baligh manusia adalah sempurnanya umur  15  tahun baik bagi anak  laki laki maupun perempuan. Kecuali kalau sudah haid bagi perempuan dan mimpi basah bagi anak laki-laki, walau belum  berumur 15 tahun dianggap baligh.


Eril wafat dalam usia 23 tahun. Berarti, 23-15= 8. Delapan tahun ini yg dihisab. Kalau 4 tahun ia berbuat dosa dan 4 tahun beramal Soleh, artinya kosong alias nol-nol. Ingat, Almarhum masih punya tabungan 15 tahun dalam kondisi steril dari dosa. Apalagi kalau selama hidupnya yg ia perbuat lebih banyak kebaikannya daripada keburukannya.


Almarhum Eril sebagai orang mukhlis, orang yang Ikhlas dalam beramal. Umumnya zaman sekarang, kebaikan dalam bentuk ibadah atau apa saja termasuk sedekah dan lain lain dipublikasikan oleh dirinya semasa hidupnya. Berbeda dengan Eril, kita tahu Eril gemar menolong orang, videonya diketahui setelah beliau wafat.


Almarhum ke Swis dalam rangka menjajagi tempat menuntut ilmu, karena  akan melanjutkan studi S2 nya di Swiss. Orang meninggal karena mencari ilmu dan kebetulan ia wafat tenggelam, dalam ajaran Islam termasuk syahid.


Selain berencana kuliah di sana, ia punya tanggung jawab moral yang besar, yaitu mendampingi adik perempuannya, Camillia Latetia Azzahra, Zara, yang akan kuliah di tempat yang sama.


Hadits andalan Bapaknya, kang Emil, "Manusia yang baik adalah yang memberi manfaat buat orang banyak," beberapa tahun yang akan datang juga akan segera terwujud. Tidak mustahil Cimaung,  kampung biasa,  akan menjadi salah tujuan wisata religi khususnya buat para milenial. Dan, tentu akan menjadikan salah satu lumbung yang menghasilkan pendapatan asli daerah, PAD buat pemerintahan setempat.


Dan ini yang tak kalah penting, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Berbahagialah Kang Emil dan Ceu Atalia. Berkah didikan anda berdua, membuahkan mutiara mulia dan berharga, kelak akan menjadi syafaat buatmu berdua. Maghfirah dan Rahmat-Nya beserta Nanda Eril.


Dari orang yang belum Nanda Eril kenal, walau bapak ini pernah menyapa mu sekali atau dua kali, selintas,  di Pakuan, kediaman dinas ayah dan Ibumu. 


Muhtar Gandaatmaja, Ketua Yayasan Al-Hijaz Aswaja, yang sedang membimbing para tamu Allah di Madinah Al Munawwarah, Rabu sore menjelang sholat asar 15.00.WAS 22 Juni 2022

Terkait

Tokoh Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×