• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 27 Mei 2024

Taushiyah

RAMADHAN

Kultum Ramadhan: Tiga Tingkatan Puasa dan Keutamaannya

Kultum Ramadhan: Tiga Tingkatan Puasa dan Keutamaannya
Ilustrasi. (Foto: NU Online/freepik)
Ilustrasi. (Foto: NU Online/freepik)

Hakikat puasa terletak pada al-imsak atau kita menahan. Artinya puasa bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus saja akan tetapi puasa mendidik kita supaya lebih dekat kepada Allah supaya menjadi pribadi mukmin yang bertakwa.


Rahasia daripada puasa sesungguhnya adalah membersihkan hati sehingga para ulama membagi puasa menjadi tiga bagian atau tiga tingkatan.


Pertama, shaumul awam. Shaumul awam adalah puasa yang hanya sekedar menggugurkan kewajiban hanya terbatas pada menahan perut dari lapar dan menahan kemaluan untuk memenuhi syahwat.


Kedua, shaumul khawas. Shaumul khawas adalah puasa yang bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban. Akan tetapi dengan puasa ini pribadi Mukmin mampu mendekatkan diri kepada Allah Swt, puasanya senantiasa diterima dan berpahala yaitu menahan pendengaran, menahan penglihatan, menjaga lisan, menjaga perbuatan dan menjaga seluruh anggota badan dari beragam dosa.


Ketiga, shaumul khawasil khawas. Orang yang puasa di level khawasil khawas adalah mereka yang mampu sampai pada derajat puasanya mampu membersihkan hati,  mendidik pribadi Mukmin Muslim menjadi lembut hatinya menjadi lebih dekat kepada Allah Swt di bulan Ramadan. Wallahu a”lam.


Taushiyah Terbaru