Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Saat KH Hasyim Asy'ari Dipilih sebagai Rais Syuriyah NU Sepanjang Hayat

Saat KH Hasyim Asy'ari Dipilih sebagai Rais Syuriyah NU Sepanjang Hayat
Saat KH Hasyim Asy'ari Dipilih sebagai Rais Syuriyah NU Sepanjang Hayat. (Foto: NUO).
Saat KH Hasyim Asy'ari Dipilih sebagai Rais Syuriyah NU Sepanjang Hayat. (Foto: NUO).

Sebagaimana diketahui hingga akhir hayatnya (25 Juli 1947), KH. Hasyim Asy'ari masih memegang jabatan sebagai Rais Akbar Syuriyah PB Nahdlatul Ulama. Hal tersebut ternyata tak serta merta. 


Sejak awal, tiap 3 tahun sekali, NU juga melakukan pemilihan Rais dan Presiden HBNO secara demokratis. Hingga pada saat Muktamar XII NU di Malang (1937), secara aklamasi KH. Hasyim ditetapkan sebagai rais sepanjang hayat. Hal ini sebagaimana terungkap dalam Berita Nahdlatoel Oelama, No. 20 Tahun VI, 15 Agustus 1937 yang merupakan "Nummer Congres".


Dalam rapat kombinasi antara Syuriyah-Tanfidziyah, 23 Juni 1937, saat akan dilakukan pemilihan Rais, Kiai Hasyim sempat menolak untuk dipilih kembali. Beliau berdalih sudah tua (66 tahun). Akan tetapi, Muktamirin berkehendak lain. Secara mufakat, mereka justru menghendaki beliau menjadi Rais hingga akhir hayatnya.


Abdullah Ghytmir, utusan NU Sriwijaya (Palembang), menegaskan bahwa keputusan tersebut tidaklah mengada-ada. Hal itu seperti yang dilakukan oleh Perhimpunan Islam Seluruh Eropa yang menetapkan Dr. Khaled  Sheldrake sebagai ketuanya seumur hidup. Keputusan ini adalah bentuk pengakuan akan kapasitas seorang tokoh.


Penguatan lain juga disampaikan oleh KH. Zainul Arifin dari NU Master Cornolis (Bogor). Menurutnya, penetapan tersebut sebagai tindak lanjut dari pembicaraan sebelumnya yang muncul pada pemilihan sebelumnya di Muktamar IX NU di Banyuwangi (1934).


Dengan desakan tersebut, akhirnya Kiai Hasyim berkenan menerima amanah tersebut. Sejak saat itulah, posisi Rais tak lagi dipilih hingga beliau wafat. 


Ayung Notonegoro (Founder KomunitasPegon)

Terkait

Sejarah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×