• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Obituari

Mustasyar PWNU Jabar H A Zainaldi Zainal Asjikin Wafat, Berikut Profil Singkatnya

Mustasyar PWNU Jabar H A Zainaldi Zainal Asjikin Wafat, Berikut Profil Singkatnya
Mustasyar PWNU Jabar H A Zainaldi Zainal Asjikin Wafat, Berikut Profil Singkatnya
Mustasyar PWNU Jabar H A Zainaldi Zainal Asjikin Wafat, Berikut Profil Singkatnya

Bandung, NU Online Jabar
Innalillahi wa Innailaihi rojiun. Kabar duka kembali menyelimuti aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan warga NU di Jawa Barat. Salah seorang Mustasyar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat H Zainaldi Zainal Asjikin dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (24/11/2023). Kabar tersebut datang dari Whatsapp Group (WAG) #KBNU Jawa Barat.


"Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatulah H Zainaldi Zainal Asyikin, hari Jumat tanggal 24 November 2023," tutur pesan yang dituliskan oleh adiknya melalui nomor almarhum.


Saat dihubungi oleh NU Online Jabar melalui sambungan telpon, salah seorang kerabat almarhum, H Man Muhammad menceritakan sosok H A Zainaldi Zainal Asjikin. Ia menyebut, almarhum merupakan salah seorang aktifis sejati yang semasa hidupnya terus mengabdikan diri untuk NU. "Dari sejak tahu 1970 hingga saat ini kita berteman baik. Beliau merupakan aktifis sejati, betul-betul aktifis. Bahkan sebelum meninggal, beliau dalam keadaan sakit pun, selalu ngobrol tentang perjuangan Indonesia," jelasnya.


Pria yang juga merupakan salah seorang Mustasyar PWNU Jawa Barat tersebut juga mengungkapkan, almarhum merupakan sosok yang sederhana dan tegas dalam pendirian. 


"Perihal membaca, beliau patut diteladani. Dia seorang yang senang membaca, kalau berdiskusi dia punya referensi yang cukup bagus. Beliau termasuk memberikan perhatian khusus terhadap literatur komunisme, ada 200 buku tentang komunisme di Indonesia yang almarhum miliki," tuturnya.


Kang Man juga menjelaskan, beliau pernah menjabat sebagai Ketua IPNU Karawang, Sekretaris PMII Cabang Bandung, dan sempat menjadi anggota DPRD baik di Bandung maupun di tingkat Jawa Barat.


Hal senada juga disampaikan oleh KH Chozin Chumaedy. Dalam WAG Shilaturahim PWNU se-Jawa Barat ia mengungkapkan, almarhum setiap pagi sering kirim pesan melalui WA membicarakan tentang kemajuan dan kekurangan NU Jawa Barat.


"Beliau orang baik, pejuang NU sejati, penggerak NU yang tidak mengenal lelah. walau dalam kondisi sakit yang parah, beliau masih memikirkan NU dan memberikan kontribusi pemikiran untuk kemajuan dan kebesaran NU di Jawa Barat," tuturnya.


Kiai yang juga merupakan salah seorang Mustasyar PWNU Jawa Barat tersebut mengatakan, almarhum adalah orang yang tegas, konsisten dan jelas dalam bersikap, terutama membela paham Ahlussunah wal Jama'ah dan melawan Ideologi Komunis PKI.


"Dengan meninggal nya Sahabat Zainaldi Zainal, kita kehilangan satu lagi Kader NU yg telah memberikan keteladanan kepada kita semua. Keteguhan sikap dalam membela kebenaran, konsistensi dalam mempertahan kan ideologi Aswaja, kesederhanaan dalam kehidupan, dan kaya dengan refrensi dalam menyebarkan dan mempertahankan pendirian," tandasnya.


Sebagai informasi, rencananya, almarhum H A Zainaldi Zainal Asjikin akan dipulasara dan dishalatkan di rumah anaknya, tepatnya di Bumi Asri 1 Jl. Indah IV No 1 Padasuka, Cicaheum Kota Bandung. Setelah itu, almarhum akan di makamkan pasca melaksanakan ibadah shalat Jumat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Nagrog Ujung Berung Kota Bandung.


Profil H A Zainaldi Zainal Asjikin


Almarhum H A Zainaldi Zainal lahir di Karawang pada 17 April 1951. Saat ini, beliau tinggal di Antapani Kota Bandung. Semasa hidupnya, almarhum menikah dengan perempuan bernama Issur Surtiati dan dikaruniai 4 orang anak yakni Cantik Tatiana Attyafitri, Dwi Anugerah Mugia Utama, Iffa Dewi Soraya Fitriana, dan Itta Dewi Sofia Amalia.


Tidak hanya di IPNU, PMII dan Mustasyar PWNU Jawa Barat saja, menurut informasi beliau juga merupakan salah seorang pendiri Pagar Nusa Jawa Barat dan pernah menjadi Ketua.


Editor:

Obituari Terbaru