Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Huruf Z: Simbol Dahsyat dalam Propaganda Invasi Rusia atas Ukraina

Huruf Z: Simbol Dahsyat dalam Propaganda Invasi Rusia atas Ukraina
Huruf Z: Simbol Dahsyat dalam Propaganda Invasi Rusia atas Ukraina. (Foto: wsj.com)
Huruf Z: Simbol Dahsyat dalam Propaganda Invasi Rusia atas Ukraina. (Foto: wsj.com)

Ada hal yang unik yang terlihat dalam serangan Rusia atas Ukraina yang kini memasuki minggu keempat: huruf Z. Pada mulanya, huruf ini mencuri perhatian dunia ketika ia tertulis dalam tank-tank dan rombongan truk tentara Rusia yang berkonvoi memasuki Ukraina dalam invasi Rusia atas Ukraina pada 24 Februari lalu. Kementerian Pertahanan Rusia memposting gambar Z di sosial medianya dan politisi Rusia seperti Maria Butina memakai kaos bertuliskan huruf Z. 


Kemudian, huruf Z ini juga menyebar di kalangan rakyat sipil Rusia. Mereka menuliskannya dalam mobil-mobil mereka, turun ke jalan dengan membawa spanduk bertuliskan huruf Z, muncul di billboard iklan di tengah kota, bahkan anak-anak membuat formasi huruf Z di halaman sebuah rumah sakit anak yang penuh salju. Di luar Rusia pun terlihat: orang-orang Serbia pro-Rusia di Beograd turun ke jalan dengan membawa spanduk bertuliskan huruf Z selain foto Putin. Dunia olah raga pun tak terlepas dari huruf Z ini. Ivan Kuliak, atlet senam Rusia, memakai kaos dengan Z ketika tampil di podium di samping rivalnya dari Ukrainia dalam penerimaan medali pada kejuaraan dunia di Qatar di awal Maret lalu. Akibatnya, Kuliak diancam sanksi disipliner oleh International Gymnastics Federation, badan senam dunia.


Fenomena di atas tampak aneh. Huruf Z  tidak dikenal dalam alfabet Rusia. Huruf ini justru dituliskan seperti angka 3 dalam alfabet Rusia. Tetapi, orang Rusia, seperti kebanyakan bangsa lainnya di dunia, tentu mengenal dengan baik huruf Z dalam alfabet Latin ini. 


Berbagai media mencoba menjelaskan makna simbol Z ini. Ada yang memaknai Z sebagai “Za pobedy” yang berarti “for victory” dalam bahasa Rusia, atau “Zapad” yang berarti “West” (Barat). Yang lain melihatnya sebagai simbol untuk “Zorro Squad”. Kelompok lainnya melihatnya sebagai singkatan untuk target nomer satu dalam invasi Rusia atas Ukraina: Zelensky, President Ukraina (edition.cnn.com/2022/03/07). 


Lalu, apa sebenarnya huruf Z ini? Ada banyak upaya penafsiran tentang ini, tapi semuanya spekulatif. 


Yang paling mudah dipahami adalah penggunaan huruf Z mungkin dimaksudkan sebagai cara paling mudah untuk mengidentifikasi pasukan Rusia dan membedakannya dari pasukan Ukraina yang secara umum memiliki kesamaan antara keduanya. Huruf Z bisa mencegah terjadinya salah sasaran oleh tentara ketika dalam kontak senjata dengan tentara Ukraina. Tapi, makna sebenarnya lebih dari itu. 


Huruf Z dan Propaganda Perang 

Tampaknya, huruf Z merupakan bagian dari propaganda perang yang dimainkan oleh pemerintah Rusia. Mereka dengan cerdik menggunakan simbol sederhana yang mudah dikenali dan dipahami untuk menarik dukungan dari rakyat Rusia. Di sinilah huruf Z dimainkan. Dalam propaganda perang ini, huruf Z merupakan simbol pro-Rusia yang sangat kuat dan mudah dikenali. Simbol Z mudah dibuat dan gampang dikenali. Dalam propaganda, yang sederhana justru memiliki kekuatan besar untuk menarik dukungan massa.  

“Sering terjadi dalam propaganda, hal-hal yang sangat simpel justru dapat menarik banyak perhatian dan dukungan. Huruf Z tampak mengintimidasi dan dingin. Dari perspektif estetik, itu simbol yang sangat kuat”, kata Emily Ferris dari Royal United Services Institute (bbc.com/news/world-europe-60644832).


Lebih jauh, huruf Z merupakan simbol yang digunakan untuk menunjukkan Rusia yang bersatu dalam krisis Rusia-Ukraina. Dengan kata lain, Z kini menjadi simbol ideologi baru dan identitas nasional baru di Rusia. 


Apakah Z ini muncul dari kekuatan murni rakyat? Tampaknya, para ahli meragukannya. Mereka melihat kemunculan Z yang tiba-tiba merebak di berbagai kalangan di Rusia sebagai kampanye propaganda yang dirancang oleh negara untuk menarik dukungan setidaknya rakyat Rusia terhadap serangan Putin atas Ukrainia. Dengan ini pula pemerintah Rusia ingin membangun kesan kepada dunia bahwa rakyat Rusia mendukung invasi atas Ukraina.

“Jelas sekali huruf Z ini disebarkan dan diatur oleh negara dengan tujuan untuk menciptakan kesan dukungan rakyat bagi invasi Rusia atas Ukraina”, kata Henry E. Hale, profesor ilmu politik dan hubungan internasional di George Washington University. 


Simbol Z menjadi alat yang kuat bagi pemerintah Putin untuk menarik dukungan atau setidaknya menciptakan kesan adanya dukungan rakyat bagi serangannya atas Ukraina. Huruf Z dipilih karena sederhana, mudah terlihat dan gampang diadaptasi oleh siapapun termasuk oleh rakyat biasa. 


Tapi, di sinilah letak masalahnya. Dalam kampanye propaganda, sesuatu yang sederhana dan mudah bisa menjadi alat penekan dan pendorong orang lain untuk memberikan dukungan, atau setidaknya berpura-pura mendukung,  kepada keputusan pemerintah. Ketika huruf Z menyebar dengan cepat di berbagai kalangan di Rusia, semakin banyak orang terdorong untuk mengadopsinya untuk bisa dianggap sejalan dengan kebijakan pemerintah, atau tidak ingin bermasalah dengan tetangga mereka atau ingin bersikap yang dapat diterima oleh masyarakat. Dengan kata lain, ketika diorkestrasi secara sistematis dan massif, suatu kampanye propaganda dengan simbol yang sederhana dan mudah dibuat dapat memberikan tekanan psikologis yang sangat kuat kepada seluruh rakyat mengadopsi hal yang sama.


“Jika banyak orang melihat orang lain banyak menampilkan suatu simbol, maka ini memberikan tekanan kepada orang-orang lain untuk menunjukkan dukungan yang sama agar terlihat sejalan dengan keinginan rejim, tidak menimbulkan masalah dengan tetangga, dan mengambil posisi yang diinginkan secara sosial”, jelas Hale. 


Selain itu, ketidakpastian makna memberikan kekuatan lain bagi huruf Z dalam krisis Rusia-Ukraina kali ini. Huruf Z bisa ditafsirkan secara beragam sesuai dengan perspektif dan fantasi mereka yang pro-Rusia. Setiap orang bisa membuatnya dengan mudah dan memberinya makna yang dikehendakinya. Tak seorangpun tahu apa makna sebenarnya. Orang boleh melihatnya sebagai simbol untuk “Za pobedy (for victory)”, “Zapad” (West), pita Saint George untuk heroisme dan perlawanan, atau bahkan “Zorro”. Justru karena inilah huruf Z menjadi simbol yang kuat bagi pro-invasi Rusia atas Ukraina dan akhirnya menyebar dengan cepat di kalangan rakyat Rusia dan mereka pendukung Putin.


“Makna sebenarnya dari huruf Z adalah semua makna-makna itu. Keberagaman makna ini menjadi kekuatan tersendiri dari simbol Z ini,” tegas Alexei Yurchak, antropologis dari Univsersity of California at Berkeley (washingtonpost.com/world/2022/03/09).


Karena itu, huruf Z kini telah menjelma menjadi simbol dahsyat bagi propaganda pro-Rusia dalam sebuah perang yang tidak seimbang setelah Perang Dunia II di awal millennium ini. 

  

Asep Muhamad Iqbal, Direktur Centre for Asian Social Science Research, FISIP, UIN Bandung

Ngalogat Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×