• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 18 Juni 2024

Nasional

HAJI 2024

Jadwal Operasional Bus Sholawat Layani Jamaah Selama Puncak Haji

Jadwal Operasional Bus Sholawat Layani Jamaah Selama Puncak Haji
Bus Sholawat Layani Jamaah Haji (Foto: Kemenag)
Bus Sholawat Layani Jamaah Haji (Foto: Kemenag)

Bandung, NU Online Jabar
Menjelang puncak haji yang semakin dekat, hampir 200 ribu jamaah haji asal Indonesia telah tiba di Makkah Al Mukaramah. Masjidil Haram, tempat yang suci dan penuh makna, menjadi tujuan utama para jamaah untuk melaksanakan ibadah selama berada di kota kelahiran Nabi Muhammad SAW ini.


Untuk mendukung mobilitas jamaah haji Indonesia, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyediakan 450 armada Bus Sholawat. Armada ini beroperasi selama 24 jam, memberikan kemudahan bagi jamaah yang ingin melaksanakan ibadah di Masjidil Haram kapan pun mereka inginkan.


Namun, saat puncak haji semakin dekat, PPIH Arab Saudi memberikan himbauan penting kepada para jamaah. Menurut Kepala Seksi Transportasi PPIH Daerah Kerja Makkah, Syarif Rahman, operasional Bus Sholawat akan dihentikan sementara pada tanggal 5 Zulhijah atau 11 Juni 2024. 


"Bus Sholawat itu akan berhenti operasional pada tanggal 5 Zulhijah atau 11 Juni 2024. Mulai tanggal 5 sampai 8 Zulhijah, atau saat jamaah mulai diberangkatkan ke Arafah, aktifitas ibadahnya cukup di pemondokan saja," tutur Syarif Rahman di Makkah, Jumat (7/5/2024).


Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan jamaah ke Arafah dan menghindari kepadatan di Masjidil Haram. Dengan beribadah di pemondokan selama masa penyesuaian ini, diharapkan jamaah dapat menjaga kesehatan dan kebugaran mereka menjelang puncak haji.


"Menjelang puncak perhajian itu memang diberhentikan sementara, karena bus-bus itu akan ditarik. Selurunya akan digunakan untuk layanan shuttle Armuzna, mulai dari Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina dan ke Makkah," imbuhnya.


Selain disiapkan untuk melayani jamaah di Armuzna, tambah dia, bus sholawat itu diberhentikan sementara agar jamaah bisa menyiapkan diri secara fisik.


"Supaya jamaah juga memahami supaya mereka banyak istirahat di tempat akomodasi untuk menyiapkan diri secara fisik mental dan kesehatan menuju puncak haji," kata Syarif.


Syarif menambahkan, bus sholawat akan kembali beroperasi lagi melayani jamaah ke Masjidil Haram pada 14 Zulhijah 1445 H atau 20 Juni 2024 pukul 00.30 WAS.


"Usai puncak haji, bus sholawat akan kembali dioperasikan untuk melayani jamaah yang akan melaksanakan thawaf ifadah, thawaf wada, maupun salat lima waktu di Masjidil Haram," terang Syarif.
 


Nasional Terbaru