Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

KH Zakky Mubarak Ungkap 2 Amalan dari 2 Cahaya yang Diturunkan Malaikat kepada Nabi

KH Zakky Mubarak Ungkap 2 Amalan dari 2 Cahaya yang Diturunkan Malaikat kepada Nabi
KH Zakky Mubarak Ungkap 2 Amalan dari 2 Cahaya yang Diturunkan Malaikat kepada Nabi
KH Zakky Mubarak Ungkap 2 Amalan dari 2 Cahaya yang Diturunkan Malaikat kepada Nabi

Bandung, NU Online Jabar
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak dalam tausiyah digitalnya mengungkapkan ada dua amalan yang perlu diamalkan oleh umat dalam kesehariannya.


Dua amalan tersebut menurutnya datang langsung dari Allah Swt melalui perantara Malaikat.

 

“Ketika Malaikat Jibril duduk di samping Nabi Saw Saw, tiba-tiba terdengar suara yang keras dari atas langit, kemudian Jibril menoleh, mengangkat kepalanya menoleh ke suara itu, maka beliau mengatakan itu pintu langit terbuka dan turun seorang Malaikat ke bumi,” terang Kiai Zakky melalui akun Facebooknya, Selasa (29/10/21).


“Kemudian Malaikat itu menyampaikan kepada Jibril dan Nabi Muhammad Saw, bahwa datangnya membawa berita gembira membawa suatu kebahagiaan yang sangat luhur, yang telah diberikan kepada Nabi Muhammad Saw dan umatnya, dua cahaya yang cemerlang, dua cahaya yang sangat indah,” tuturnya.


Malaikat ini kata Kiai Zakky, “Tidak pernah turun ke bumi atau ke dunia kecuali waktu itu saja, sebelumhya tidak pernah, nanti juga tidak pernah, melainkan khusus,” katanya. 

 

Apakah cahaya itu, tanya Kiai Zakky. “Disebutkan oleh Malaikat tadi fatihatul kitab wa khowatimi surat al-baqarah, yaitu Al-Fatihah, itu cahaya yang cemerlang yang bisa membimbing umat manusia pada jalan yang lurus, jalan yang baik, jalan yang di ridhoi oleh Allah Swt, dan melepaskan manusia dari kegelapan,” tegasnya.

 

Yang kedua lanjutnya yaitu ayat-ayat terakhir dalam surat Al-Baqarah.

 

“Dua ayat terakhir dalam surat Al-Baqarah yang biasa kita baca, Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ard; wa in tubduu maa fiii anfusikum sampai akhir,” paparnya.

 

Ayat-ayat terakhir dalam Qur’an Surat Al-Baqarah itu kata kiai Zakky ada tiga, ayat 284-285-286. khusus ditegaskan dalam sebuah hadis dua ayat terakhir dapat memberikan kecukupan jika diamalkan pada malam hari.

 

Disebutkan dalam hadits dari Abu Mas’ud Al-Badri RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

 

مَنْ قَرَأَ بِالآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِى لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

 

Artinya: “Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” (HR Bukhari dan Muslim)

 

“Maka dua cahaya ini harus kita terus lestarikan dalam kehidupan kita, membiasakan membaca fatihah dalam doa-doa kita, dalam wirid-wirid kita, demikian juga ayat-ayat akhir surat Al-Baqarah,” pungkas Kiai Zakky.

 

Pewarta: Abdul Manap

Taushiyah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×