• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Sabtu, 20 April 2024

Kota Tasikmalaya

Sya'ir Pancasila dan Al-Qur'an

Sya'ir Pancasila dan Al-Qur'an
Sya'ir Pancasila dan Al-Qur'an. (Foto NU Online Jabar)
Sya'ir Pancasila dan Al-Qur'an. (Foto NU Online Jabar)

Oleh Kiai Muda Fajri Malik Ibrahim,

Dengan mungucap bismillah
Nyusun sya'ir di Al-Qudwah
Serta membaca hamdalah 
Rohmat salam Rosulillah.


Negaraku Indonesia
Berdasarkan Pancasila
Lambangnya burung Garuda
Tidak menolak agama


Pancasila bukan thogut
Janganlah kau asal sebut
Pancasila itu lembut
Jangan kau merasa takut


Nilai-nilai Pancasila
Itu sesuai agama
Dalam sila yang pertama
Ketuhanan maha esa


Sila yang pertama jelas
Sesuai surat Al-Ikhlas
Empat ayat sudah tegas
Tuhan satu maha atas


Adapun sila kedua
Menjelaskan manusia
Tentang adil dan adabnya
Sebagaimana firman-nya 


Di dalam ayat Al-Qur'an
Allah ta'ala berfirman
Wahai orang yang beriman
Tegakkan lah keadilan


Dan itu surat An-Nisa
Ayat satu tiga lima (135)
Cobalah anda periksa
Serta pahami maknanya


Di negara Indonesia
Manusianya berbeda
Berbeda suku bahasa
Tapi semuanya sama


Itulah sila ke tiga
Persatuan Indonesia
Janganlah saling mencela
Walau beda suku bangsa


Sila ini sangat jelas
Sesuai ayat yang tegas
Firman-nya Ya Ayyuhan Nas
Al-Hujurot tiga belas


Adapun sila ke empat
Menjelaskan tentang rakyat
Yang dipimpin oleh hikmat
Serta musyawarah umat


Coba anda perhatikan
Sila ke empat pikirkan
Itu berdasarkan qur'an
Asy-Syuro tiga delapan


Dan keadilan sosial
Perkara yang sangat mahal
Dan tidak bisa di jual
Sila ke lima tak batal


Agama Islam menyuruh
Berlaku adil dan patuh
Berdasarkan firman Allah
An-Nahl sembilan puluh


Saya cukupkan sekian
Menyusun ini syi'iran
Moga jadi keberkahan
Indonesia tetap aman


Jika ada kesalahan
Cobalah tuan luruskan
Tapi ba'da memikirkan (ta'ammul)
Jangan asal menyalahkan


Sya'ir ini ditulisnya
Di pesantren Al-Qudwahnya
Berbasis salafiyahnya
Kitablah yang dikajinya.


Wallahu'alam bis showab.


Penulis adalah Pimpinan Pondok pasantren Al-Qudwah Benda, Kota Tasikmalaya.


Kota Tasikmalaya Terbaru