• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 24 April 2024

Kota Bandung

Dihadiri Ketua Umum, PKC PMII Jawa Barat 2022-2024 Resmi Dilantik

Dihadiri Ketua Umum, PKC PMII Jawa Barat 2022-2024 Resmi Dilantik
Dihadiri Ketua Umum, PKC PMII Jawa Barat Resmi Dilantik.
Dihadiri Ketua Umum, PKC PMII Jawa Barat Resmi Dilantik.

Bandung, NU Online Jabar
Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat masa khidmah 2022-2024 menggelar prosesi pelantikan yang dilaksanakan di Youth Center Sport Jabar Arcamanik Kota Bandung pada Sabtu (24/9). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PMII M Abdullah Syukri, Ketua Kaderisasi Nasional PB PMII Fachrurizal, Ketua Mabinda PMII Jawa Barat H Zaini Shofari, Wakil Ketua PWNU Jawa Barat KH Ahmad Dasuki, Forkopimda, anggota dan kader serta alumni PMII yang ada dilingkungan Jawa Barat.


Pelantikan PMII Jawa Barat tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMII. Lalu, acara tersebut dilanjut dengan pembacaan SK oleh Fachrurizal. 


Dalam sambutannya, Ketua PKC PMII Jawa Barat Aprilia Eka Dani mengungkapkan, Jawa Barat memiliki 24 cabang  di tingkat Kota/Kabupaten, ratusan komisariat dan rayon dengan jumlah sekitar 19.000 kader yang ada di lingkungan Jawa Barat dengan demisioner dan alumni PMII yang tersebar diberbagai leading sektor yang ada di Indonesia.


"Ini adalah bagian daripada tugas PMII. Bagaimana kedepan kita harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan itu harus dibuktikan oleh kader-kader PMII," tegasnya.


April juga menambahkan, PKC PMII Jawa Barat adalah rumah yang besar dan hal tersebut harus bisa menciptakan perubahan. Menurutnya, PMII bukan hanya menjadi objek saja, melainkan harus menjadi subjek dari perubahan tersebut dengan melakukan proses kaderisasi, membangun kreatifitas agar kedepan mampu menjadi kader yang mandiri dan militan.


"Untuk itu, kaderisasi tidak boleh hilang. Semangatnya harus terus kita gaungkan agar kedepan kader PMII memiliki potensi dan mampu menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah ​​​​​​​agar tingkat intoleransi di Jawa Barat bisa terus semakin membaik," tandasnya.


Sebagai informasi, pasca berakhirnya prosesi pelantikan PMII Jawa Barat, acara dilanjutkan dengan upgrading dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan dilaksanakan pada Minggu (24/9) di Islamic Center Kabupaten Sumedang.


Pewarta: Muhammad Rizqy Fauzi


Kota Bandung Terbaru