• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Minggu, 23 Juni 2024

Karawang

Seminar Literasi Digital K-Sarbumusi, Ketua PCNU Karawang Ajak Nahdliyin Hindari Konten Anti Paham Aswaja

Seminar Literasi Digital K-Sarbumusi, Ketua PCNU Karawang Ajak Nahdliyin Hindari Konten Anti Paham Aswaja
Foto Bersama Peserta Seminar LIterasi Digital, DPC K-Sarbumusi Kabupaten Karawang (Foto: nukarawang.or.id)
Foto Bersama Peserta Seminar LIterasi Digital, DPC K-Sarbumusi Kabupaten Karawang (Foto: nukarawang.or.id)

Karawang, NU Online Jabar
Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) Kabupaten Karawang menggelar Seminar Literasi Digital dengan tema "Peningkatan Kapasitas Literasi Digital Dalam Dunia Ketenagakerjaan" di Aula Resto Indo Alam Sari, Jalan Raya Tarumanegara, Kabupaten Karawang, pada Rabu (28/2).


Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Karawang, Deden Permana, mengajak peserta seminar serta warga Nahdiyin untuk lebih cermat dalam menyaring konten dakwah di media sosial. 


Dalam sambutannya, Kang Deden menekankan pentingnya merujuk pada konten yang berasal dari media resmi Nahdlatul Ulama.


“Kita mesti berhati-hati dalam mengonsumsi konten-konten dakwah yang ada di media sosial, merujuklah pada konten yang bersumber dari media Nahdlatul Ulama,” jelasnya


Lebih lanjut, Kang Deden menegaskan untuk menghindari konten dakwah yang mengusung pandangan yang bertentangan dengan Ahli Sunah Wal Jamaah An-Nahdliyah (Aswaja).


"Apalagi konten dakwah yang anti NKRI," tambahnya dengan tegas.


Kang Deden juga memberikan penjelasan mengenai paham Ahli Sunah Wal Jamaah, menyatakan bahwa Aswaja adalah kelompok yang mengikuti ajaran sunnah Nabi Muhammad SAW dan mayoritas sahabat. 


"Dalam bidang Fiqh, kita mengikuti salah satu dari empat imam madzhab: Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi'i, dan Imam Hambali," terangnya


Selain itu, Kang Deden mendorong Nahdliyin untuk mencari sumber-sumber ilmu dari para kiai Nahdlatul Ulama. Menurutnya, para ulama NU menyampaikan ilmu melalui kitab-kitab karangan para ulama terdahulu, dan tidak cukup hanya memahami Al-Quran dan Hadist dari terjemahannya saja. 


Selain itu, menurutnya Konfederasi Sarbumusi merupakan salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama yang juga mesti pro aktif memberikan pemahaman Ahli Sunah wal Jamaah An-Nahdliyah.


“Sebagai perangkat organisasi Nahdlutul Ulama yang berfungsi membantu melaksanakan kebijakan Nahdlutul Ulama, K-Sarbumusi memiliki peranan penting dalam menjadi perpanjangan tangan kebijakan-kebijakan Perkumpulan Nahdlatul Ulama,” pungkas Kang Deden.


Diketahui, narasumber pada gelaran seminar tersebut diantaranya, Ketua PCNU Kabupaten Karawang Deden Permana, Kabid HI-Syaker Disnaker Karawang Ahmad Juaeni dan Dewan Pembina Garda Bumi Sarbumusi Karawang Firman Hidayat.


Pewarta: Riki Baehaki
 


Karawang Terbaru