• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Kabupaten Bandung

Ponpes Al-Ihsan Peringati Milad ke-29 Sekaligus Isra Mi’raj dan Syukuran Wisuda Santri

Ponpes Al-Ihsan Peringati Milad ke-29 Sekaligus Isra Mi’raj dan Syukuran Wisuda Santri
KH Ayi Jalaludin saat menyampaikan taushiyah dalam acara Milad dan Syukuran wisuda santri Ponpes Al-Ihsan, Jumat (23/2/24) malam (Foto: NU Online Jabar/Asep)
KH Ayi Jalaludin saat menyampaikan taushiyah dalam acara Milad dan Syukuran wisuda santri Ponpes Al-Ihsan, Jumat (23/2/24) malam (Foto: NU Online Jabar/Asep)

Kabupaten Bandung, NU Online Jabar
Pondok Pesantren Al-Ihsan Cibiru Hilir menggelar Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Syukuran Wisuda Santri dan Sekaligus Milad ke-29. Acara tersebut diselenggarakan oleh Organisasi Santri Pondok Al-Ihsan (Ospai) dan diawali dengan Ziarah Kubro ke Maqbaroh Pendiri Pesantren pada Jumat (23/2/2024) atau 13 Sya'ban 1445 H sore.


Dengan mengusung tema "Semangat Juang Santri dalam Meningkatkan Nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah serta Memperkuat Khidmah Untuk Meraih Barokah" acara tersebut diikuti oleh ratusan Santri Al-Ihsan.


Acara puncak perayaan Milad diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Pimpinan Pondok Pesantren, diikuti oleh Tausyiah yang disampaikan oleh KH. Ayi Jalaludin, putra ketiga dari Pendiri Al-Ihsan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan syukuran untuk para wisudawan dan wisudawati.


Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Cibiru Hilir, Dadang Silahudin, dalam sambutannya menyampaikan sejarah pondok pesantren, yang dulunya dikenal karena pengajarannya tentang ilmu falak. 


"Walaupun yang ngaji sedikit, ngaji tetap berjalan dan Pondok Pesantren Al-Ihsan ini terkenal sebagai tempat diajar ilmu falak," katanya


"Walaupun yang ngaji sedikit ngaji mh tetep jalan dan Pondok Pesantren Al-Ihsan ieu kapungkur kasohor tempat diajar ilmu falak", ungkap Dadang Silahudin. 


Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihsan, KH Tantan Taqiyudin, menyampaikan pesan dalam sambutannya terkait peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw. 


"Ketika Nabi Isra Mi'raj, Nabi melihat orang lidah dan mulutnya dipotong dengan gunting besi, berulang-ulang sebagai gambaran khutobaul Fitnah, dan melihat orang yang kepalanya pecah dan kembali utuh dan berlangsung berkali-kali, itu gambaran orang yang malas dalam mendirikan shalat fardhu," terangnya
 

KH Ayi Jalaludin dalam tausiyahnya menggarisbawahi pentingnya taubat dari dosa dengan sering membaca istighfar. "Hendaknya sering-seringlah membaca istighfar sebagai tanda kita bertaubat dari dosa-dosa," ujarnya
Kiai yang akrab disapa Ayah tersebut lanjutnya menjelaskan kedekatan manusia dengan Allah melalui pembacaan kalimat Tauhid. "Hati ibarat chip di HP, sebagai detektor keberadaan dan keagungan sang Pencipta," katanya.


"Kalau orang yang masih jauh dengan Allah diantaranya kebanyakan dari kita semua, menyebut zatnya dengan Kata ganti Ghoib (لا اله الا هو),. Sedangkan Nabi Yunus dalam kalimat Tauhidnya menggunakan Kata ganti Mukhotob (لا اله الا انت ) karena kedekatan beliau dengan dzatnya, di dalam Al-Qur'an juga disebutkan ( لا اله الا انا فاعبدن) berarti orang tersebut telah menempatkan Allah dihatinya,” imbuhnya


Sebagai informasi, Acara tersebut merupakan salah satu program kolaborasi dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan (OSPAI) acara pada malam tersebut ditutup dengan Persembahan Santri dan doa. Hadir pula dalam kesempatan tersebut pimpinan beserta keluarga Ponpes Al-Ihsan, Kepada Desa Cibiru Hilir, Dewan Guru, Wisudawan dan Wisudawati dan seluruh santri Al-Ihsan.


Acara pada malam tersebut ditutup dengan Persembahan Santri dan doa. Hadir pula dalam kesempatan tersebut pimpinan beserta keluarga Ponpes Al-Ihsan, Kepala Desa Cibiru Hilir, Dewan Guru, Wisudawan dan Wisudawati, serta seluruh santri Al-Ihsan.


Sebagai informasi, acara tersebut merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan (OSPAI).


Pewarta: Asep Nirman
 


Kabupaten Bandung Terbaru