• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Kabupaten Bandung

Halal Bihalal Fatayat NU Bandung, KH Haedar Ungkap Golongan yang Selamat Dunia Akhirat

Halal Bihalal Fatayat NU Bandung, KH Haedar Ungkap Golongan yang Selamat Dunia Akhirat
Halal Bihalal Fatayat NU Bandung, KH Haedar Ungakap Golongan yang Selamat Dunia Akhirat
Halal Bihalal Fatayat NU Bandung, KH Haedar Ungakap Golongan yang Selamat Dunia Akhirat

Bandung, NU Online Jabar
Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung KH Haidar Mustofa Kamal menyampaikan umat manusia akan terpecah belah sekurang-kurangnya 70 golongan, dan hanya satu golongan dari jumlah tersebut yang akan diselamatkan dunia maupun akhiratnya oleh Allah Swt


"Kita itu di pecahkan dalam 70 golongan, dan yang tidak masuk ke neraka hanya satu, yakni golongan ahlussunah wal Jamaah. Kita ini jadi umat yang mencintai rosul, keluarga, dan para sahabatnya, dan kita harus yakin kita adalah golongan An-Najiah, golongan yang diselamatkan dunianya dan akheratnya, dari api neraka, dan itu jadi cita-cita kita semuanya," KH Haedar saat sambutan dalam acara Halal Bihalal dan Peringatan Harlah ke 73 Harlah Fatayat NU di Sekretariat PCNU kabupaten Bandung, Ciparay, Kabupaten Bandung, Ahad (22/5/23)


"Kita harus istiqomah dalam golongan An-Najiah, di Nahdatul Ulama. NU tidak memaksakan orang untuk masuk ke NU, NU itu keberkahan, Karena NU dibuat oleh para Aulia, maka NU kita itu kuat, semakin besar, walau banyak di jegal dan di kecilkan, NU kuat tidak bisa dilemahkan," imbuhnya


Engki sapaan akrabnya berpesan perempuan muda NU harus tetap semangat belajar “Karena dengan mendapatkan ilmu, akan di dapat semuanya, baik dunia dan akheratnya," pesannya


"Kita cinta pada Rosul, para sahabat, para solihin, para wali, dan ulama, insyaallah kita akan di selamatkan, dan akan berkumpul setelah wafatnya dengan orang yang kita cintai itu," ujarnya.


Sementara itu Ketua Fatayat NU Kabupaten Bandung Hj Yayu Juariah menyampaikan digelarnya acara harlah ini, merupakan bagian dari bentuk rasa syukur, bahwa keberadaan Fatayat sebagai Banom pengerak perempuan muda Nahdatul Ulama di kabupaten Bandung masih bisa memberikan kontribusi positif pada kaum wanita muda.


Hj Yayu mengajak pada seluruh kader Fatayat untuk meneladani para penggerak Fatayat Kabupaten Bandung terdahulu 


"Mari pengurus Fatayat semua, untuk meneladani kiprah pendahulu para Fatayat yang sudah memberikan hikmah, dan keberkahannya, dan semoga jadi kebaikan, dan ladang amal ibadah diakherat kita kelak," katanya


Hj Yayu berpesan kepada seluruh kader untuk tidak tergunjang-ganjing yang dapat menimbulkan perpecahan dalam menghadapi pemilu 2024


"Saya titip untuk tahun 2024, tetaplah istiqomah para sahabat semua, Karena pasti nanti kita akan di guncang ganjing, tapi tetaplah dalam satu komando, dan jangan di bikin lara almamater kita," tuturnya


"Jadi tetaplah Fatayat Istiqomah, satu komando, mengikuti instruksi PCNU, dan kita doa kan juga ketua PCNU kabupaten Bandung, agar beliaunya segera di sehatkan kembali," pungkasnya


Perlu diketahui acara tersebut dihadiri oleh RMI Kabupaten Bandung Ustad Rudi Sulaeman, Ketua Lesbumi Vicky Taufik Hidayat, dan Ketua LTNNU Bambang Melga Suprayogi.


Pewarta: Bambang Melga Suprayogi
 


Kabupaten Bandung Terbaru