Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Kang Syakur: PCNU Garut Optimis Jadi Organisasi Modern di Masa Depan

Kang Syakur: PCNU Garut Optimis Jadi Organisasi Modern di Masa Depan
Kang Syakur: PCNU Garut Optimis Menjadi Organisasi Modern di Mas Depan. (Foto: Muhammad Salim).
Kang Syakur: PCNU Garut Optimis Menjadi Organisasi Modern di Mas Depan. (Foto: Muhammad Salim).

Garut, NU Online Jabar
Pasca launching NU Garut Award pada saat Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2021 lalu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut melakukan verifikasi dan validasi data yang dilakukan oleh tim asesor internal independen. Hadir dalam kegiatan penilaian Lembaga tersebut Rais Syuriah PCNU Garut KH Rd Amin Muhyiddin Maolani, Sekretaris PCNU Garut Deni Ranggajaya, wakil ketua PCNU Garut H Abdusy Syakur Amin dan KH Jamaludin, Ketua dan sekretaris yang hadir dari LTMNU, LTNNU, LPPNU, LP Ma’arif NU, LDNU, Lakpesdam NU, LPBHNU, dan RMI.



Dari hasil penilaian yang dilakukan oleh tim asesor, selaku asesor yang juga masuk jajaran PCNU Garut sebagai wakil ketua, H Abdusy Syakur Amin melihat ada potensi besar dalam tubuh NU. 

 

Ia menilai bahwa organisasi yang menjadi basis para santri ternyata mampu menjadi organisasi yang maju dan kredibel. Hal itu dibuktikan dengan adanya beberapa MWCNU yang mampu mengarsipkan semua kegiatannya dalam bentuk digital lise. Sehingga ketika ditanya, pengurus MWCNU memperlihatkannya dalam bentuk file yang ada dalam Google Drive.

 

“Saya kaget, ternyata ada beberapa MWC NU yang sudah men-digitalisasi dokumen kegiataan kedalam Google Drive, pas ditanya mana buktinya mereka memperlihatkan filenya dalam Google Drive,” tandas Kang Syakur sapaan akrabnya.

 

Kiai yang juga merupakan Rektor Universitas Garut.tersebut juga menyayangkan masih ada sebagian dari pengurus MWCNU yang kurang membina wilayah kerjanya. Menurutnya, hal tersebut menjadi bahan pertimbangan akan disparitas MWCNU yang memang kondisinya tidak bisa disamakan.

 

“Ada MWC yang tidak memiliki ranting. Hal ini menjadi potret unik bagi PCNU Garut sebagai masukan untuk melakukan proses kerja organisasi, karena beberapa MWC NU sudah dikelilingi oleh ormas lain, ada pula MWC NU yang memiliki tantangan kelompok NII didaerahnya, seperti di Pakenjeng dan Bungbulang,” tutur Kang Syakur yang juga salah seorang putra dari Prof KH Cecep Syarifuddin mantan ketua PBNU era KH Abdurrahman Wahid tersebut.

 

Ia optimis, NU dimasa yang akan datang akan menjadi organisasi yang modern, transparan, akuntabel dan juga visioner. Dimana hal tersebut harus diciptakan oleh tingkatan PCNU dahulu, agar semua organisasi dibawahnya bisa ikut tertarik ke atas, baik MWC maupun Banom NU lainnya.

 

“Jadi kalau NU harus maju harus seperti ini, saya yakin kedepan PCNU Garut akan menjadi organisasi besar yang modern, transparan, akuntabel dan visioner. Hal itu harus dilakukan dahulu oleh NU Garut agar organisasi lain dibawahnya seperti MWC dan Banom NU bisa ikut maju,” tandasnya.

 

Perlu diketahui, dalam proses verifikasi dan validasi data ini, sebelumnya seluruh pengurus MWC NU se-Kabupaten Garut, juga lembaga-lembaga yang ada dibawah naungan PCNU Garut beberapa waktu lalu, Sabtu (15/1), meng-upload data kedalam platform Google Drive. Tim asesor melakukan visitasi selama tiga hari, mulai hari Kamis dan Sabtu untuk tingkat MWC NU Se-Kab. Garut, serta hari ini, Minggu (23/1) merupakan hari terakhir penilaian untuk Lembaga dibawah naungan PCNU Garut.

 

Lalu, dihari terakhir ini penilaian Lembaga dilaksanakan di lantai tiga Gedong Hejo Pancalikan Sekretariat PCNU Garut Jl Suherman No 117 Tarogong Kaler Kab. Garut. Penilaian dilaksanakan mulai pukul 13.30-16.00 WIB. 

 

Pewarta: Muhammad Salim
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×