Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Seminggu ke Muktamar – Registrasi (2)

Seminggu ke Muktamar – Registrasi (2)
Seminggu ke Muktamar – Registrasi. (Foto: M Fahmi).
Seminggu ke Muktamar – Registrasi. (Foto: M Fahmi).

Oleh: Yahya Ansori
Muktamar 34 kali ini sudah mulai mengadopsi teknologi informasi, namun sayang sekali registrasi online di lapangan banyak menghadapi kendala. Panitia terlihat tidak siap antrian begitu menumpuk, sistem tidak bekerja maksimal. Dzuhur kami sampai ke area registrasi, panitia hanya berucap "maaf Kiai panitia belum siap." 

 

Dari jauh kami datang, sistem registrasi belum siap. Kasihan ke Rois Syuriyah akhirnya saya ajak beliau untuk istirahat di masjid Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila). Panitia belum ada kejelasan soal registrasi, di masjid tersebut kami dapat informasi dari mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bahwa penginapan peserta ada di Universitas Malahayati.

 

Sehabis sholat asyar berbekal google map kami menuju Universitas Malahayati. Kami dilayani dan ditempatkan di blok B tempat untuk kontingen Jawa Barat. Hujan besar tak kunjung berhenti tempat registrasi penginapan jauh dari registrasi akhirnya kamipun menunggu setengah jam setelah hujan reda. Kami hanya menghela nafas panjang baru tahu ternyata lokasi-lokasi tempat kami sidang nanti saling berjauhan, ya Allah ada-ada saja.

 

Sehabis magrib kami sampai di tempat istirahat kami, kasur busa belum ada seprei, bantal busa pun demikian. Buat saya no problem pandangan saya tertuju ke Rois Syuriyah kok begini ya. Untungnya Rois bawa bantal sendiri dari rumah. Beliau menggelar sarungnya ke tempat tidur dan mulai beristrihat, saya masih duduk-duduk berfikir mencari akal bagaimana supaya bisa tidur dengan nyaman. Saya buka tas mengambil kemeja batik, disarungkannya kemeja tersebut pada bantal, saya pun bisa merebahkan badan.

 

Pukul 19.30 Malam telpon saya berdering, Pengganti Lagi Tugas (PLT) Ketua Tanfidziyah menelpon. Ketua memang tidak berangkat bersama kami, beliau bareng dengan rombongan Bis PWNU Jawa Barat yang datang belakangan dan berusaha ngantri di ruang registrasi. "Registrasi sudah dibuka sekarang, bawa abah ke sini kang, bawa dokumennya yang lengkap." kata Ketua Tanfidziyyah.

 

Saya matur ke Rais bahwa registrasi sudah dibuka. Kasihan sebenarnya beliau baru mandi pengen istirahat, saya sudah mengajaknya pergi lagi balik ke tempat registrasi kembali ke Universitas Lampung. Kira-kira butuh setengah jam perjalanan menuju ke sana. Di lokasi mobil sudah mulai penuh antrian registrasi menumpuk.

 

Alhamdulillah meski deg-degan alhamudillah kami selesai registrasi setelah berdiri setengah jam. Kami kembali lagi ke Universitas Malahayati untuk beristirahat. Ada banyak tanya, ada banyak hal lucu, ada banyak hal aneh. Kok bisa ya diantara ribuan orang mengantri sejak siang kami yang baru datang bisa lolos selesai dalam setengah jam?


Penulis adalah Sekretaris PCNU Kabupaten Indramayu

Terkait

Ngalogat Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×