• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Jumat, 19 April 2024

Kabupaten Cirebon

Istighotsah dan Doa Bersama, Cara MWCNU Karangwareng Peringati Isra Mi’raj dan Syukuri Nikmat 1 Abad NU

Istighotsah dan Doa Bersama, Cara MWCNU Karangwareng Peringati Isra Mi’raj dan Syukuri Nikmat 1 Abad NU
Istighotsah dan Doa Bersama Cara MWCNU Karangwareng Peringati Isra Mi’raj dan Syukuri Nikmat 1 Abad NU
Istighotsah dan Doa Bersama Cara MWCNU Karangwareng Peringati Isra Mi’raj dan Syukuri Nikmat 1 Abad NU

Cirebon, NU Online Jabar
Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon menggelar istighotsah asah dan doa bersama dalam rangka memperingati Isra Mikraj dan Harlah satu abad Nahdatul Ulama.


Acara yang berlangsung di Mushalla Nurjannah, Desa Seuseupan, Kecamatan Karangwareng pada Sabtu, (18/2/23) itu mengusung tema "Dengan Peringatan Isra Mi’raj 1444 H dan Harlah 1 Abad NU Sebagai Momentum Untuk Memupuk Iman di Era Modern dan Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru"


Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Karangwareng, KH. Amin Rohamin dalam sambutannya mengingatkan bahwa, keberhasilan satu abad Nahdatul Ulama ini tidak bisa dilepaskan dari perjuangan ulama-ulama zaman dahulu. 


“Karena itu, pembacaan tawassul kepada mereka dalam setiap kegiatan-kegiatan Nahdatul Ulama dinilai sangat penting,” katanya


Kiai Amin mengajak agar momen 1 abad Nahdatul Ulama ini dijadikan sebagai ajang untuk semakin menyemangati diri dalam berkhidmat di organisasi Nahdatul Ulama.


"Kita harus bisa membuat Nahdatul Ulama semakin berkembang dan maju. Misalnya, dengan menggagas ide-ide program untuk NU di bidang pendidikan dan lain-lain," tuturnya.


Ia mengajak warga nahdliyin Kecamatan Karangwareng untuk bersama membawa NU lebih baik lagi di abad kedua. "Memperingati momen 1 Abad NU ini, ayo kita bersama-sama ke depan seperti apa wajah dan kegiatan NU Kecamatan Karangwareng untuk menyongsong abad kedua. Salah satunya untuk membawa Nahdatul Ulama menjadi lebih maju lagi di bidang pendidikan, dan seterusnya,” ajaknya


Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Karangwareng, KH. Andriyanto dalam sambutannya mengajak agar seluruh warga Nahdliyin di Kecamatan Karangwareng memegang teguh lima poin yang pernah disampaikan oleh KH. Ali Maksum (Mbah Ali Maksum) Krapyak.


"Pertama, warga nahdliyin harus percaya kepada Nahdatul Ulama. Kedua, harus mengetahui dengan benar dan teguh memegang ajaran ahlussunnah wal jama'ah, beramaliyah dengan ajaran alhussunnah wal jama'ah, berjuang menegakan syiar Islam ahlussunnah wal jama'ah, dan dengan penuh kesabaran di dalam wadah ahlu sunnah wal jama'ah," jelasnya.


Poin tersebut menurut Kiai Andri penting supaya khidmah seluruh warga nahdliyin terhadap NU semakin maksimal. Ia juga mengajak agar seluruh warga nahdliyin di Kecamatan Karangwareng untuk tidak ragu-ragu dalam beraktivitas dan berkhidmat di NU. 


Dalam kesempatan itu, Kiai Andri mengutip apa yang disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH. Aziz Hakim Syaerozi bahwasannya berkhidmat di NU itu tidak mengenal tingkatan. Baik di ranting, sampai ke pusat, semuanya dipandang sama jika berjuang untuk NU. 


"Mari bersama untuk terus berkhidmat. Jangan merasa putus asa dan jangan pernah merasa kami kelompok yang dikesampingkan. Mari kita tingkatkan konsolidasi untuk Nahdatul Ulama, insya Allah, semuanya berada di dalam lindungan Allah Swt," tandasnya.


Istighasah kemudian dipimpin langsung oleh KH. Sihono, dan doa bersama dipimpin oleh KH. Abdul Basyir. Setelah itu, acara ditutup dengan potong tumpeng dan makan bersama seluruh keluarga besar MWC NU Kecamatan Karangwareng. 


Selama kegiatan berlangsung, turut hadir pula jajaran ketua-ketua banom NU Kecamatan Karangwareng. Ketua Fatayat NU, Hj. Neneng, Ketua GP Ansor, Kiai Muhammad Jaya Bahrudin, Komandan Banser, Kang Heri Hermawan, Ketua IPNU, Rekan Rifai, dan Ketua IPPNU, Rekanita Wina Aisyah.


Pewarta: Sofhal Adnan
Editor: Abdul Manap
 


Kabupaten Cirebon Terbaru