• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Sabtu, 20 April 2024

Kabupaten Bogor

Gelar Seminar Literasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya Pengawalan Kasus KDRT melalui Media Digital

Gelar Seminar Literasi, Fatayat NU Kabupaten Bogor Soroti Pentingnya Pengawalan Kasus KDRT melalui Media Digital
Seminar Literasi Fatayan NU Kabupaten Bogor. (Foto: NU Online Jabar/Fatayat NU Kab. Bogor).
Seminar Literasi Fatayan NU Kabupaten Bogor. (Foto: NU Online Jabar/Fatayat NU Kab. Bogor).

Kabupaten Bogor, NU Online Jabar
Menyadari pentingnya pengetahuan tentang Literasi Digital pada saat ini, Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bogor menyambut baik ketika berperan menjadi Project Leader Program Sosialisasi Literasi Digital kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Lembaga Ta'lif wa Nasr (LTN) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). 


Ketua Fatayat NU Kabupaten Bogor, Nidlomatum MR mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi literasi digital bertajuk 'Bekal Pengetahuan Literasi untuk Keluarga' ini penting dilaksanakan agar semua masyarakat melek digital. 


"Sebab, ketika dulu buta huruf itu ditujukan bagi mereka yang tidak bisa membaca dan menulis, saat ini seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi buta huruf itu ya buta teknologi, informasi dan komunikasi," ujar perempuan alumni Magister School of Government and Public Policy (SGPP) Indonesia ini. 


Perempuan yang akrab disapa Nidhom ini menambahkan, pentingnya literasi digital tidak bisa diabaikan dalam era di mana teknologi informasi merajai kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sosialisasi literasi digital menjadi suatu keharusan untuk memastikan bahwa masyarakat memahami dan mampu mengelola informasi digital dengan bijak. 


"Dari perspektif sosialisasi, literasi digital membuka pintu menuju dunia yang lebih terhubung. Masyarakat yang memiliki pemahaman yang baik terhadap literasi digital dapat secara aktif terlibat dalam berbagai platform sosial online, meningkatkan keterlibatan komunitas, dan memperluas jejaring sosial mereka bahkan untuk mengawal kasus-kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang kerap terjadi pada perempuan," imbuhnya. 


Hal senada dikatakan Wakil Ketua Fatayat NU Kabupaten Bogor, Intan Rizqi Lestari. Perempuan yang fokus pada kaderisasi ini berharap kegiatan literasi digital yang dilaksanakan bisa menjadi bekal bagi kader-kader Fatayat khusunya harus bisa memanfaatkan teknologi digital untuk mengawal kasus-kasus yang menimpa sesama perempuan.


"Teknologi informasi saat ini dampaknya dahsyat banget, termasuk untuk pengawalan kasus. Contoh kecil saja, kasus dr Qorry yang sempat viral pada awal-awal kejadiannya, sekarang redup. Padahal saat ini kasus itu memasuki tahapan sidang yang malah menentukan dan penting untuk dikawal," ujarnya.


Ia berharap, dengan kemampuan lebih mengetahui tentang literasi digital ini, individu dapat dengan mudah berpartisipasi dalam diskusi, berbagi ide, dan membangun relasi yang lebih kuat dengan sesama.


Sebagai informasi, pelaksanaan literasi digital wilayah Kabupaten Bogor kali ini menyasar peserta di wilayah Bogor Timur dan dilaksanakan di Aula Al-Fathmahiyyah, Jonggol, Kamis (29/22024). Hadir sebagai Narasumber, Ketua LTN PBNU, Ishaq Zubaedi Raqib, Redaktur Eksekutif NU Online Mahbib Khoiron, dan Dosen Komunikasi Universitas Djuanda yang juga Ketua IV PC Fatayat NU Kabupaten Bogor, Desi Hasbiyah. Acara yang secara resmi dibuka oleh Ketua PCNU Kabupaten Bogor, Aim Zaimmuddin ini dihadiri ratusan peserta perwakilan komunitas-komunitas yang ada di Bumi Tegar Beriman. 


Kabupaten Bogor Terbaru