• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 27 Februari 2024

Indramayu

Gandeng BPOM dan Komisi IX DPR RI, LKKNU Indramayu Edukasi Nahdliyin Tentang Obat dan Makanan

Gandeng BPOM dan Komisi IX DPR RI, LKKNU Indramayu Edukasi Nahdliyin Tentang Obat dan Makanan
Gandeng BPOM dan Komisi IX DPR RI, LKKNU Indramayu Edukasi Nahdliyin Tentang Obat dan Makanan. (Foto: Duljani).
Gandeng BPOM dan Komisi IX DPR RI, LKKNU Indramayu Edukasi Nahdliyin Tentang Obat dan Makanan. (Foto: Duljani).

Indramayu, NU Online Jabar
Warga Nahdlatul Ulama harus menjaga kesehatan jiwa dan raganya dengan mengonsumsi makanan yang baik. Hal itu diungkapkan Ketua PCNU Indramayu, KH M Musthofa dalam kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), pada Selasa (30/08) di Gedung NU Indramayu.


"Kita diperintah Allah untuk mengonsumsi makanan yang halal, enak, dan sehat. Sehingga kita mesti mengontrol asupan makanan, terutama obat-obatan jangan sampai overdosis," terang Kiai Musthofa.


Menurutnya, BPOM ini mengingatkan kita pada implementasi maqashid al-syar'iah yakni hifdu an-nafs (حفظ النفس) menjaga jiwa dan hifdu al-'Aql (حفظ العقل ) atau menjaga akal. Maqashid al-syar'iah berarti tujuan-tujuan yang hendak dicapai dari sebuah penetapan hukum.


Kiai muda ini juga berterima kasih kepada Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Indramayu, Yahya, yang sudah menginisiasi dan bermitra dengan Anggota Komisi IX, Kardaya Warnika, dan Badan POM yang pada kesempatan kali ini dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Bandung, Sukriadi Darma.


Sementara itu dalam sambutannya, Anggota Komisi IX, Kardaya menjelaskan sebuah makanan yang bagus tidak selamanya bisa dimakan. Kadang-kadang juga bisa menjadi racun, sehingga harus diperhatikan cara menyimpan dan memasaknya.


"Oleh karena itu saya membawa Badan POM sebagai mitra Komisi IX untuk menjelaskan kepada hadirin soal makanan yang sehat dan aman," terang Kardaya.


Pada kegiatan yang berbentuk sosialisasi ini, Kepala Balai Besar POM Bandung, Sukriadi Darma, menjelaskan tentang latar belakang mengapa perlu adanya pengawasan terhadap obat dan makanan di Indonesia. Ia menyebut banyaknya kasus keracunan makanan dimana-mana menjadi salah satu sebabnya.


"Itulah kenapa kita memerlukan pangan yang aman dan bermutu. Sebuah pangan dikatakan aman apabila bebas dari bahaya kimia, biologi, dan fisik," terang Sukriadi Darma.


Sukriadi juga menjelaskan kepada hadirin agar mewaspadai berbagai obat yang dijual di pasaran yang belum teruji secara klinis. Sebab, katanya, banyak yang mengaku obat tradisional namun isinya justru obat yang berbahaya.


Pria lulusan Sarjana Sains Apoteker ini juga mengingatkan kepada ratusan hadirin, terutama ibu-ibu, untuk selalu mengecek kosmetik yang dipakai. Jangan sampai mengandung mercury dan kandungan berbahaya lainnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua LKKNU Indramayu, Yahya, berterima kasih kepada berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini, terutama jajaran pengurus PCNU Indramayu, Anggota Komisi IX Kardaya Warnika, serta Badan POM.


"Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi semua pihak, terutama dalam menyikapi peredaran makanan dan obat-obatan di sekitar kita," pungkas Yahya.


Pewarta: Duljani
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Indramayu Terbaru