Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Ketua PMII IMN: Dasar Berorganisasi di PMII Ialah Komitmen

Ketua PMII IMN: Dasar Berorganisasi di PMII Ialah Komitmen
Ketua PMII IMN: Dasar Berorganisasi di PMII Ialah Komitmen (Foto: NU Online Jabar/Amus)
Ketua PMII IMN: Dasar Berorganisasi di PMII Ialah Komitmen (Foto: NU Online Jabar/Amus)

Sukabumi, NU Online Jabar
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahaiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Madani Nusantara (IMN) masa Khidmat 2022-2023 menggelar acara pelantikan, sekaligus Seminar Ekonomi Kreatif dengan tema "Komitmen untuk Memulai, Konsisten Sampai Selesai," di Aula Kantor Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Sabtu (28/05).


Ketua Komisariat PMII IMN, Mochammad Mulya dalam sambutannya menyampaikan, dasar berorganisasi di PMII ialah komitmen, komitmen dalam memimpin Komisariat yang saat ini dipimpinnya serta mandiri dalam menjalankan dan memajukan organisasi.


"Harapan saya kedepan Komisariat PMII IMN mampu mandiri dalam menjalankan serta memajukan organisasi, karena pada dasarnya berorganisasi di PMII ialah berkomitmen terhadap perubahan, berkomitmen terhadap akademik, komitmen terhadap keagamaan, berkomitmen terhadap kebangsaan," katanya.


Dalam kesempatan yang sama Narasumber seminar dari Sukabumi Creative Hub Rizki menjelaskan, cara agar bisa bertahan di era digital salah satunya yaitu dengan cara kreativitas dan inovasi agar semua tantangan zaman bisa terjawab.


"Di era digital, sedapat mungkin kita harus bertahan, salah satunya dengan kreativitas dan berinovasi. Adanya Sukabumi Creative Hub ini adalah salah satu cara untuk menjawab tantangan zaman. Menjadi pengetahuan atau knowledge digital marketing yang harus di ketahui masyarakat agar terus berkembang dinamis," terangnya


Narasumber lain, Sukmawan menyampaikan, pengalaman dan ilmu yang di dapat di PMII seperti teknik lobby Ansos harus jadi modal dasar menggerakan


"Memulai usaha itu tidak harus selalu dengan modal, berdasarkan pengalaman saya dengan relasi, jaringan. Modal itu bagi saya nomor dua, ilmu yang saya dapatkan di PMII menjadi modal dalam berusaha, seperti teknik Lobbying dan Ansos, itu saya dapatkan dari eunterpreuner, itu sangat penting berpikiran terbuka, fokus, selalu berani ambil resiko dan tentu saja doa kedua orang tua yang menjadi pondasi dasar kita beraktivitas," ujar pria Alumnus PMII Al Masthuriyah Sukabumi itu.


Selanjutnya, Sukmawan juga berpesan bahwa kebutuhan manusia itu tidak ada habisnya, karena menurutnya di atas langit pasti ada langit, kader PMII harus jadi petarung bukan pemurung.


"Secara hakikat, kebutuhan manusia itu tidak ada habisnya. Analoginya begini diatas langit selalu ada langit, diatas teknologi pasti ada teknologi baru yang terus berinovasi dan mahal. Maka bila diatas langit ada langit maka pegang yang punya langit.  Dengan bermaindseat kaya dan berjiwa petarung bukan pemurung akan mencapai kesuksesan,” tuturnya.


Terakhir, Sukmawan mengucapkan selamat pada pengurs PMII IMN yang hari ini telah resmi dilantik.


“Selamat kepada kepengurusan baru PMII IMN dan Terus semangat berinovasi  cetaklah  kader  PMII yg berjiwa petarung bukan pemurung," pungkasnya.


Pewarta: Amus Mustaqim
Editor: Abdul Manap

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×