• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Ubudiyah

Malam Nisfu Sya'ban Dianjurkan Perbanyak Istighfar

Malam Nisfu Sya'ban Dianjurkan Perbanyak Istighfar
(Ilustrasi: NU Online).
(Ilustrasi: NU Online).

Tepatnya pada Sabtu (24/2/2024), kita akan menghadapi malam Nisfu Sya'ban yang mana pada malam tersebut merupakan salah satu malam yang sangat mulia. Sebab, pada hari yang penuh berkah dan rahmat tersebut merupakan waktu pembebasan dari neraka, pelepasan dari segala penderitaan, dan pengampunan segala dosa.


Hal tersebut disebutkan dalam salah satu hadits baginda Rasulullah SAW.


عن معاذ بن جبل رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال يطلع الله الى جميع خلقه ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه الا لمشرك او مشاحن


Artinya, "Allah menghadirkan malam Nisfu Sya'ban kepada semua makhluk-Nya dalam rangka Allah swt mengampuni segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat semua makhluk-Nya tersebut, kecuali orang yang musyrik (menyekutukan Allah) dan musyahin (orang yang menyebabkan permusuhan)". (HR Imam Thabrani dan Ibnu Hibban sebagaimana dikutip Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, Maa Dzaa fi Sya'ban)


Tak pelak, kita sebagai umat Islam pada malam Nisfu Sya’ban sangat dianjurkan untuk memperbanyak memohon ampunan kepada Allah swt atau beristighfar mengingat hadirnya pengampunan Allah swt di malam tersebut.


Istighfar memberikan banyak keutamaan kepada pengamalnya, apalagi hal tersebut dilakukan sebanyak mungkin. Bukan saja kita diampuni oleh Allah swt dari segala macam dosa, tetapi juga banyak hal positif dan manfaat lain yang bisa kita dapatkan dari beristighfar.


Melansir laman NU Online, Sayyid Muhammad al-Maliki menegaskan bahwa istighfar dapat memperlancar rizki, melebur segala dosa, melepaskan penderitaan, menghilangkan kesusahan, dan menolak gundah gulana.


Hal tersebut didasarkan pada banyak hadits Rasulullah SAW, di antaranya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, Imam Ibnu Majah, Imam An-Nasai, dan Imam Al-Hakim berikut.


قال النبي صلى الله عليه و سلم: من لزم الاستغفار جعل الله له من كل هم فرجا ومن كل ضيق مخرجا ورزقه من حيث لا يحتسب


Artinya, Nabi Muhammad saw bersabda: "Siapa yang melanggengkan istighfar, Allah swt akan menjadikan untuknya, dari setiap kesulitan menjadi kebahagiaan, dari setiap kesempitan menjadi solusi jalan keluar, dan rizkinya dari hal yang tak diduga-duga."


Maka tidak aneh bila Rasulullah SAW menegaskan kebahagiaan bagi mereka yang gemar beristighfar sebagaimana termaktub dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah disebutkan, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Berbahagialah orang yang dalam catatan amalnya terdapat banyak istighfar."


Adapun lafal istighfar yang paling mudah dan biasa dibaca adalah sebagai berikut.


أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ


Astaghfirullâhal 'adhim


Artinya: "Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung,".


Penulis: Syakir NF


Ubudiyah Terbaru