Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Jejak Awal Terbentuknya PCNU Kota Depok 

Jejak Awal Terbentuknya PCNU Kota Depok 
Kantor PCNU Kota Depok (Sumber: nudepok.com)
Kantor PCNU Kota Depok (Sumber: nudepok.com)

Depok, NU Online Jabar 
Cikal bakal kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Depok tidak lepas dari peran Pondok Pesantren al-Hamidiyah yang berdiri pada tahun 1988. Pondok pesantren yang terletak di Jalan Raya Sawangan No. 12, Rangkapan Jaya, Pancoran, Kota Depok tersebut dibangun oleh seorang ulama yang bercita-cita mempunyai tempat untuk pengkaderan para santri yang disiapkan untuk menyebar paham Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah. 


Ia adalah KH Achmad Sjaichu yang merupakan tokoh Islam yang pernah tercatat sebagai Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sampai pada tahun 1978, dan menjadi Presiden Dewan Pusat Organisasi Islam Asia Afrika pada tahun (OIAA) pada tahun 1965.


KH Achmad Sjaichu merupakan santri alumni Pondok Pesantren al-Hidayah Salafiyah Lasem, Rembang yang diasuh oleh Kiai kharismatik Mbah Ma’shum. Tak heran, jika pada masanya KH Achmad Sjaichu menjadi seorang tokoh yang disegani baik di jam’iyyah Nahdlatul Ulama maupun di Pemerintahan. 


Keaktifannya di NU ia mulai dari menjadi pengurus ranting sampai dipercaya menjadi pengurus NU di tingkat nasional. Sosoknya yang alim, pandai berorasi, dan organisatoris membuatnya dipercaya untuk mengawal pembentukan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Kota Depok. 


Saat itu, yang terpilih menjadi ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok adalah Drs. H Djundan Suwarman dari Beji. Ia menjadi ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok yang pertama pada tahun 1989. Dan pada saat itu pula, KH Achmad Sjaichu memberikan sambutan dan arahan kepada pengurus PCNU Kota Depok di periode kepengurusan awal. 


Peran KH Achmad Sjaichu dalam pembentukan kepengurusan NU di Kota Depok sangatlah penting. Ia menjadi kunci terbentuknya kepengurusan NU di Kota Belimbing tersebut sehingga sampai saat ini NU Kota Depok terus giat menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah. 


Ada sebuah ungkapan dari Ketua PCNU Kota Depok masa khidmah 1998-2003 yakni Kiai Ahmad Mahfud Anwar yang mengatakan, “Peran Kiai Achmad Sjaichu tidak hanya mendirikan Pesantren Al-Hamidiyah semata, dengan pesantren ini lahir kader-kader Nahdlatul Ulama hingga kini, dan PCNU Kota Depok adalah hasil perjuangannya, beliaulah sebagai tokoh PBNU pertama di Kota Depok,” pungkasnya. 


Pewarta: Abdul Mun'im Hasan
Editor: Agung Gumelar

Sejarah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×