• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 16 April 2024

Purwakarta

Ketua Fatayat NU Purwakarta Dorong Perempuan Berdaya dan Berwawasan

Ketua Fatayat NU Purwakarta Dorong Perempuan Berdaya dan Berwawasan
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Hj Nung Najibah. (Foto: NU Online Jabar)
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Hj Nung Najibah. (Foto: NU Online Jabar)

Purwakarta, NU Online Jabar
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Hj Nung Najibah memberikan motivasi kepada seluruh kader Fatayat di Kabupaten Purwakarta.


Motivasi yang didorong oleh Hj Nung Najibah terkait dengan mindset perempuan Muslim masa kini.


Motivasi tersebut disampaikan Hj Nung Najibah pada saat menghadiri acara Isra Mi'raj  di Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Rabu (28/02/2024).


Putri dari Almarhum Abah Adang Cipulus itu mengatakan kader-kader Fatayat harus berdaya dan memiliki kualitas hidup yang lebih unggul.


Dengan berorganisasi dan tergabung dalam keluarga Fatayat NU yang diasuh oleh para ulama, perempuan atau kader-kader Fatayat ini harus memiliki wawasan yang lebih luas.


"Melihat tuntutan zaman perlunya perempuan masakini berdaya, berwawasan," ucap Hj. Nung Najibah.


"Dengan berorganisasi perempuan mampu mengelola keluarga dan segala aktifitasnya, karena kalau hanya hadir di pengajian saja baru habluminalloh belum habluminannas-nya," tambah dia.


Dalam kesempatannya mengisi tausiah pada momentum Isra Mi'raj sekaligus menyambut bulan Ramadhan tersebut Hj. Nung Najibah juga menyampaikan bahwa Isra Mi'raj tak lepas dari pada sejarah yang dialami oleh Nabi Muhammad Saw.


"Mencintai Rasul dengan bersholawat setiap waktu, bukti mencintai dan rindu kepada rasul adalah dengan mencontoh kebiasaan Rasulullah mulai dari bangun tidur dan sepanjang hari agar menjadi patokan dalam ber aktifitas," terangnya.


"Melibatkan rasul dalam setiap doa, karena dengan melibatkannya Alloh tidak mungkin menolak doa-doa kita," ungkap Hj. Nung Najibah menambahkan.


Untuk diketahui kegiatan ini diisi dengan pengajian serta upgrading kader-kader Fatayat. Kegiatan tersebut juga diisi dengan membagikan bingkisan untuk lansia. 


Pembagian bingkisan tersebut bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada perempuan lansia yg masih semangat menuntut ilmu.


Pewarta: Rasti Mulya Antini


Purwakarta Terbaru