• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Nasional

Rais Syuriah PWNU Jabar Ungkap Berbagai Jenis Dosa Manusia

Rais Syuriah PWNU Jabar Ungkap Berbagai Jenis Dosa Manusia
Rais Syuriah PWNU Jabar Ungkap Berbagai Jenis Dosa Manusia
Rais Syuriah PWNU Jabar Ungkap Berbagai Jenis Dosa Manusia

Bandung, NU Online Jabar
Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Abun Bunyamin mengungkapkan pentingnya saling memaafkan. 

"Karena sabda Nabi mengatakan bahwa ada dosa yang tidak diampuni, dosa yang diampuni, dan dosa yang di biarkan oleh Allah," tuturnya saat memberikan khutbah iftitah pada kegiatan Halal bihalal bersama banom, lembaga, serta PCNU se-Jawa Barat yang bertempat di Aula Gedung Dakwah PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung pada Kamis, (18/5/2023). 

Pertama, dosa yang tidak diampuni adalah syirik. Kiai Abun mengutip firman Allah SWT:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَآءُ 

Kedua, dosa yang diampuni. Kiai Abun menyebut, hal ini merupakan dosa yang akan terjadi apabila kita dengan Allah. 

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Ketiga, dosa yang dibiarkan oleh Allah. Kiai Abun mengungkapkan, dosa ini ada pada kita. "Ketika kita saling memaafkan, Allah akan mengampuni. Inilah yang disebut dosa anak adam. Apa yang disebut dengan dosa Haqqul Adam," tutur Kiai yang juga merupakan pimpinan Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta tersebut.

Tidak hanya itu, Kiai Abun menyebut dosa yang paling berat yakni: Pertama, ketika kita melakukan dosa seperti yang menyangkut darah, melukai apalagi sampai  membunuh. Kedua, apabila kita menceritakan aib orang lain. Ketiga, dosa apabila terkait dengan uang atau harta. Alloh tidak akan mengampuni dosa yang berkaitan  dengan uang dan harta jika belum membanyarnya, mengembalikannya atau kita minta menghalalkan. 

"Mengapa ada orang yang rajin sholat, tahajud, puasa, sodaqah dan sebagainya, tapi berakhir di neraka? Karena disana banyak yang nagih hutang diberikan solat, ada yang menggibah diberikan puasa, ada yang melukai diberikan haji, dan akhirnya yang nagih masih banyak sementara cadangan amal sudah habis maka akhir nauzubillah summa nauzubillah. Ternyata ahli ibadah ada di neraka,"tuturnya. 

"Bahkan salah seorang sufi mengatakan walaupun kita sudah solat, tahajud, walaupun sudah ba'diah dan qobliyah apabila kita belum istighfar kepada allah, minta ampun kepada Allah, maka Allah tidak akan menerima solat itu dan bagaimana pula apabila kita sholat kemudian di dalam makanan, tidak halal pakaian," jelasnya.

Pewarta: Hasemi Fauziah
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi


Nasional Terbaru