• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 28 Mei 2024

Nasional

KH Abun Bunyamin: Pendidikan di Masa Pandemi Alami Penurunan Kualitas

KH Abun Bunyamin: Pendidikan di Masa Pandemi Alami Penurunan Kualitas
Wakil Rais Syuriyah PWNU Jabar KH Dr Abun Bunyamin, MA (Foto: NU Online Jabar)
Wakil Rais Syuriyah PWNU Jabar KH Dr Abun Bunyamin, MA (Foto: NU Online Jabar)

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta KH Dr Abun Bunyamin, MA sebut pendidikan pada masa pandemi mengalami penurunan kualitas. 

“Kondisi pendidikan di masa pandemi down banget. Daya serap kegiatan pembelajaran dengan virtual sangat rendah. Tidak semua siswa mampu, baik secara intelektual maupun teknologi,” ungkapnya saat ditemui NU Online Jabar, Sabtu lalu.

Para murid, lanjutnya Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat ini, tidak semua mampu melakukan pembelajaran secara virtual. Termasuk memampuan dari orangtua murid yang tidak semua bisa membeli gadget, kuota dan sebagainya.

Selain itu, pembelajaran secara daring minim wibawa dari seorang guru atau pengajar.

“Belajar secara virtual mengakibatkan minimnya wibawa seorang guru. Sedangkan seorang guru harus memiliki wibawa di hadapan murid,” jelasnya.

Selain itu, proses pembelajaran secara daring juga minim pengawasan dari guru.

“Pendidikan tanpa guru artinya pendidikan tanpa pengawasan. Maka proses belajar dipaksakan dengan sistem daring itu tidak akan maksimal. Secara tatap muka saja, guru sebagai teladan masih kurang, apalagi secara daring,” tegasnya.

Menurutnya, pendidikan tetap harus diupayakan secara tatap muka. Kiai Abun berharap semoga Covid-19 cepat musnah. Ia berharap ada upaya preventif dari pemerintah supaya Covid-19 ini tidak berkembang. Pemerintah agar lebih pro aktif, supaya lebih gesit dan lebih fokus sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan seperti sedia kala.

Pewarta: Riki Baehaki 
Editor: Iip Yahya


Editor:

Nasional Terbaru