• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 18 Juni 2024

Nasional

HAJI 2024

Jamaah Diimbau Tidak Berjalan Tanpa Alas Kaki di Madinah: Suhu Panas Mencapai 40 Derajat

Jamaah Diimbau Tidak Berjalan Tanpa Alas Kaki di Madinah: Suhu Panas Mencapai 40 Derajat
Jamaah Haji Indonesia (Foto: Kemenag.go.id)
Jamaah Haji Indonesia (Foto: Kemenag.go.id)

Bandung, NU Online Jabar
Salah satu yang diimbau untuk tidak dilakukan jamaah saat berada di Madinah adalah berjalan tanpa alas kaki. Mengapa demikian? Karena suhu di Madinah mencapai 40 derajat Celsius dan saat siang hari, pelataran Masjid Nabawi sangat panas.


"Jika jamaah berjalan tanpa alas kaki di pelataran yang panas, sangat berisiko kakinya melepuh," ungkap Kasi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH, dr. Leksmana Arry Chandra, di Madinah, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (23/5/2024).


Menurut dr. Leksmana, terkadang ada kejadian jamaah lupa letak sandalnya saat di Masjid Nabawi. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya jamaah membawa plastik untuk menyimpan sandal yang dipakai dan dibawa saat masuk ke Masjid Nabawi. "Bawa plastik untuk tempat menyimpan sandal,” pesan dr. Leks, panggilan akrabnya.


Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP3JH), kata dr. Leks, terus berjaga dan berkeliling di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Mereka juga berkeliling ke sektor hotel jamaah. Tujuan utamanya adalah melakukan upaya pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan, dan rehabilitasi.


"Misalnya, menyiapkan sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan jamaah haji, seperti kursi roda dan sandal untuk jamaah yang membutuhkan. PKP3JH siap membantu jamaah,” sebutnya.


Tim PKP3JH beranggotakan gabungan tenaga medis yang bertugas di lapangan, baik di sektor khusus (seksus) Makkah maupun seksus Madinah. Mereka bisa dimintai bantuan dan konsultasi pengobatan serta perawatan, termasuk juga mengatasi kaki melepuh.


“Cuaca diperkirakan akan semakin panas menjelang puncak haji, bisa mencapai 48-50 derajat Celsius,” ujarnya.


"Jamaah diimbau menghindari cuaca panas dan banyak minum air putih agar tidak terjadi heatstroke atau serangan panas," terangnya.


Bagi jamaah yang memiliki gangguan kesehatan terkait pernapasan, dr. Leks mengimbau untuk mempersiapkan obat-obatan yang biasa dikonsumsi. Jika kondisinya membutuhkan penanganan medis, segera konsultasikan ke petugas kesehatan kloter.


Nasional Terbaru