• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Kota Bandung

PWNU Jabar Gelar Rapat Gabungan Jelang Mukerwil Pertama

PWNU Jabar Gelar Rapat Gabungan Jelang Mukerwil Pertama
PWNU Jabar Gelar Rapat Gabungan Jelang Mukerwil Pertama. (Foto: NU Online Jabar/Ibal)
PWNU Jabar Gelar Rapat Gabungan Jelang Mukerwil Pertama. (Foto: NU Online Jabar/Ibal)

Bandung, NU Online Jabar

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggelar rapat gabungan Badan Pengurus Harian (BPH) Syuriyah dan Tanfidziyah untuk membahas agenda pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) pertama.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rapat Lantai 1 Gedung Dakwah PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, No. 9, Lingkar Selatan, Lengkong, Kota Bandung pada Selasa (15/11/2022) siang.

 

Dalam rapat yang dimpimpin oleh Sekretaris Tanfidziyah, Dawam Muhammad menghasilkan keputusan Musyawarah Kerja Wilayah akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin 2, Purwakarta pada 16-17 Desember 2022.

 

Ketua Pelaksana, Raden Kurnia Permana Kusuma menjelaskan dalam rapat Mukerwil nanti setidaknya akan ada pembahasan sidang komisi-komisi di antaranya Komisi Organisasi, Komisi Program Kerja, Komisi Keuangan, dan Komisi Rekomendasi.

 

Lebih lanjut, Kurnia mengatakan ada hal baru di sidang komisi-komisi nanti yakni adanya sidang pembahasan Komisi Keuangan. Kurnia menjelaskan, alasan diadakannya Komisi Keuangan karena selama ini dianggap sebagai hal yang tabu untuk dibicarakan. Padahal, kata dia, berbicara keuangan merupakan urgensi bagi organisasi. 

 

“Berbicara masalah keuangan adalah hal yang urgen dan harus terukur dengan jelas. Bukan hanya dalam hal-hal yang prinsip saja tetapi juga sampai pada hal-hal teknis itu harus diatur dengan aturan yang mengikat,” terangnya.

 

Kurnia menerangkan bahwa tema yang diambil dalam Mukerwil nanti yakni Bekrhidmah dan Berkarya Demi Kejayaan NU dan Indonesia. Tema ini merupakan perwujudan dari bentuk khidmah para pengurus sekaligus sebagai pelecut untuk kembali meningkatkan militansi untuk membangun NU.

 

“NU itu tidak boleh diurus dengan sambilan, jadi harus menjadi arus utama. Kalau jadi sambilan ya nantinya begitu-begitu saja,” kata dia. 

 

Menurutnya, NU bukan organisasi masyarakat biasa seperti halnya ormas-oramas lain di Indonesia. NU memliki peran fundamental dalam membangun pembinaan umat, pembinaan akhlak, dan moralitas bangsa.

 

Terakhir, Kurnia menginformasikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya juga akan segera mengadakan pertemuan rapat kembali untuk membahas agenda pelaksanaan Mukerwil I PWNU Jawa Barat selanjutnya. 

 

“Kita akan rapat-rapat seperti biasa. OC akan mengadakan rapat untuk membahas hal-hal terkait dengan teknik pelaksanaan seperti tempat dan perlengkapannya. Sementara SC akan menentukan materi-materi yang akan menjadi pembahasand di sidang komisi nanti,” tandasnya.

 

Pewarta: Agung Gumelar


Kota Bandung Terbaru