• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Rabu, 21 Februari 2024

Kota Bandung

Gelar Sekolah Energi, Ketua PMII Jawa Barat: Sumber Daya Alam Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Masyarakat

Gelar Sekolah Energi, Ketua PMII Jawa Barat: Sumber Daya Alam Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Masyarakat
Gelar Sekolah Energi, Ketua PMII Jawa Barat Sebut Sumber Daya Alam Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Masyarakat
Gelar Sekolah Energi, Ketua PMII Jawa Barat Sebut Sumber Daya Alam Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kota Bandung, NU Online Jabar
Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menggelar Sekolah Energi yang bertempat di Balai Pelatihan Tenaga Koperasi (Balatkop) dan UMKM Jawa Barat selama tiga hari, mulai dari Jumat-Ahad (15-17/9/2023). Kegiatan tersebut membawa tema 'Menggali Potensi Energi Jawa Barat'.


Ketua panitia kegiatan Abdurohman menyebut, pihaknya menginisiasi sekolah energi ini dengan tujuan supaya memberikan diversifikasi issue kajian kader-kader PMII sekaligus menggali potensi sumber energi yang ada di Jawa Barat.


"Tentu, kita semua tahu bahwa Jawa Barat dikaruniai dengan sumber daya alam yang melimpah, dan dapat dimanfaatkan menjadi sumber daya energi terbarukan dan energi baru terbarukan, sebagai contoh potensi Geothermal atau PLTP di Jawa Barat sangat besar dengan memiliki 4.257 Megawatt (MW) potensi panas bumi prioritas dari potensi panas bumi keseluruhan yang dimiliki yaitu sebesar 5.839 MW," jelasnya.


Abdurohman berharap, adanya sekolah energi ini kader-kader PMII di Jawa Barat dapat memberikan kontribusi berupa saran dan masukan kepada stakeholder terkait untuk masa depan sumber energi di Jabar yang lebih ramah lingkungan, dan tentunya berdampak langsung kepada masyarakat.


Sementara itu, Ketua PMII Jawa Barat Aprilia Eka Dani menyebut Sekolah energi adalah satu-satunya sekolah yang pertama dilaksanakan di indonesia dan baru PMII Jawa Barat yang pertama melaksanakannya.


"Ini adalah salah satu bentuk manifestasi kita terhadap nilai dasar pergerakan dan aswaja dalam mengelola kehidupan, dalam hal ini menatakelola sumber daya alam kita. Sumberdaya alam kita harus betul-betul di kelola untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya.


April mengungkapkan, Jawa Barat adalah salah satu provinsi yang kaya akan sumber energi. Menurutnya, apabila sumber energi ini dikelola dengan baik, maka seluruh lapisan masyarakat akan mendapatkan sumber energi tersebut dengan merata. Salah satu nya mungkin tidak akan ada lagi dibeberapa daerah yang kekurangan sumber energy.


"Tentu selama ini, energi kita masih terfokus pada fosil, yang berasal dari minyak bumi dan batu bara. Sedangkan energi fosil lambat laun akan punah, dan kita menunggu puluhan bahkan ratusan tahun untuk ada lagi. Dengan bertambah nya jumlah penduduk yang kian banyak, tentu bertambahnya jumlah penduduk harus berbanding lurus dengan ketersediaan energi yang kita punya agar energi tersebut bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat," tuturnya.


Bukan tidak mungkin kedepan, sambung April, untuk memasok ketersediaan energi, masyarakat juga akan lebih terfokus pada energi terbarukan dan energi baru terbarukan.


"Salah satunya di jawa barat, yang kita kenal ada beberapa wilayah yang potensial dalam menggali ketersediaan sumber energi, mulai dari gheothermal, tenaga bayu, dan gelombang laut. Kader PMII kedepan tentu adalah aktor perubahan yang bukan hanya memahami realitas sosial tetapi mampu mengubahnya," ungkapnya.


"Semoga, terselenggaranya sekolah energi ini dapat menumbuhkan kepekaan kita khususnya kader PMII di Jawa Barat terhadap permasalahan sosial kemasyarakatan," tandasnya.


Kota Bandung Terbaru