• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Nasional

Ketua Kaderisasi Nasional PB PMII Ungkap Makna Belajar dan Bergerak 

Ketua Kaderisasi Nasional PB PMII Ungkap Makna Belajar dan Bergerak 
Belajar dan Bergerak
Belajar dan Bergerak

Jakarta, NU Online Jabar
Ketua Kaderisasi Nasional Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fachrurizal mengungkapkan, belajar dan bergerak  merupakan dua hal yang saling berkaitan. Menurutnya, pembelajaran yang tidak berorientasi pada pemulihan atas situasi terkini adalah omong kosong, dan pergerakan yang dilakukan oleh generasi yang tidak terdidik adalah kehancuran.


Ia mengutip salah satu firman Allah SWT dalam Al-Quran:


وَمَا كَانَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ لِيَنۡفِرُوۡا كَآفَّةً‌ ؕ فَلَوۡلَا نَفَرَ مِنۡ كُلِّ فِرۡقَةٍ مِّنۡهُمۡ طَآٮِٕفَةٌ لِّيَـتَفَقَّهُوۡا فِى الدِّيۡنِ وَ لِيُنۡذِرُوۡا قَوۡمَهُمۡ اِذَا رَجَعُوۡۤا اِلَيۡهِمۡ لَعَلَّهُمۡ يَحۡذَرُوۡنَ (QS. At-Taubah : 122)


"Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya."


Ia mengungkapkan, dari ayat tersebut dirinya memiliki 2 catatan:


Pertama, makna "memperdalam pengetahuan agama" diartikan memperdalam pengetahuan tentang kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat.


"Hal ini dikarenakan seluruh aktivitas umat manusia (apapun bentuknya) dilaksanakan di Dunia, dan akhirat adalah tempat perhitungan atas praktik kehidupan (amal) yang dilakukan oleh umat manusia sebelumnya," jelasnya.


Kedua, makna "memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka kembali" diartikan sebagai peran strategis melakukan berbagai pembaharuan atas situasi dan kondisi bangsa dan negara setelah prosesi pembinaan.


Ia menilai, hal ini mengacu pada apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan para penerus Risalah perjuangannya yang terus melakukan berbagai pembaharuan atas berbagai persoalan yang dihadapi.


"Menelaah kaderisasi PMII sebagai ajang Pembelajaran "Yatafaqqoh fid Dien" bagi para kader PMII, sejauh ini ada beberapa persoalan yang ditemukan, utamanya pada komponen strategis dan komponen sistemik, disamping belum adanya bidang kaderisasi di setiap level kepengurusan, serta layanan dan sistem kendali kaderisasi yang belum memadai karena berbagai faktor baik internal maupun eksternal yang masih menghantui," tandasnya dalam akun Facebook resmi miliknya Fachrurizal pada September (29/09) lalu.


Pewarta: Muhammad Rizqy Fauzi


Nasional Terbaru