Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Supendi Sami’an Ungkap Tips Bangun Generasi Unggul: Jadikan Anak sebagai Raja dan Ratu

Supendi Sami’an Ungkap Tips Bangun Generasi Unggul: Jadikan Anak sebagai Raja dan Ratu
Ketua STIDKINU Indramayu, Supendi Sami'an. (Foto: Ss Yt STIDKINU Indramayu)
Ketua STIDKINU Indramayu, Supendi Sami'an. (Foto: Ss Yt STIDKINU Indramayu)

Indramayu, NU Online Jabar
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Nahdlatul Ulama (STIDKI NU) Indramayu, Supendi Sami’an, belum lama ini membagikan cara yang bisa ditempuh untuk mewujudkan generasi yang unggul. Ia mengungkapkan, bahwa tips yang bisa dilakukan untuk mewujudkan hal itu berawal dari manajemen diri, manajemen keluarga, dan manajemen anak.


“Pentingnya manajemen, seni mengolah diri. Sehebat apapun orang, kalau seni mengolah dirinya, manajemen keluarga, manajemen keuangan, manajemen anak tidak dibangun dengan baik, akan jadi masalah,” ujarnya dalam poadcast yang disiarkan melalui kanal Youtube STIDKINU Indramayu, Kamis (14/4)


Ia pun mengibaratkan dengan harta milik orang kaya yang betapapun banyaknya, jika harta itu tidak dikelola dengan baik, suatu saat akan timbul masalah darinya.


“Kita tidak bisa hidup saat ini tanpa memiliki kemampuan mengatur diri, mengatur rumah tangga, termasuk saat punya anak,” katanya yang juga selaku Wakil Bendahara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat tersebut.


Menurut Supendi, di antara cara membentuk generasi yang unggul adalah saat berada dalam lingkup keluarga. Caranya yakni menjadikan anak lelaki sebagai raja dan anak perempuan sebagai ratu.


“Saat memiliki anak, jadikan anak kita raja kalau laki-laki, jadikan anak kita ratu kalau perempuan, berikan wasilahnya, untuk jadi seorang raja itu bagaimana, untuk jadi seorang ratu itu bagaimana, sehingga kita menjadi manusia semestinya,” ujarnya.


Pentingnya menjadikan anak sebagai raja atau ratu itu, lanjut Supendi, adalah agar para orang tua fokus untuk mempersiapkan tahapan terbaik, wasilah terbaik, atau jalan terbaik selayaknya agar sang anak kelak benar-benar menjadi raja atau ratu.


Hal itu pula yang diterapkannya di kampus STIDKINU Indramayu yang dipimpinnya bahwa ia berusaha memberikan wasilah, media, atau sarana untuk para mahasiswa tersebut.


“Dari awal, kita lebih pada orientasi gedung bagus kemudian hal-hal lainnya tetapi tidak memberikan sebuah wasilah, media, atau sarana untuk membangun inovasi dan kreativitas mahasiswa dan mahasiswi, (padahal) ini yang penting. Kalau karakter ini pada mahasiswa dan mahasiswi, ketika keluar dari perguruan tinggi, kita punya competitive advantage,” katanya.


Supendi menganggap generasi yang unggul akan muncul berkat pola pendidikan sejak dini hingga perguruan tinggi yang menitikberatkan pada manajemen yang baik dan persiapan yang matang.


Pewarta: Ari AJ
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

Indramayu Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×