• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 4 Maret 2024

Cianjur

Gelaran Bahtsul Masail Ramaikan Peringatan Hari Santri Nasional di Cianjur

Gelaran Bahtsul Masail Ramaikan Peringatan Hari Santri Nasional di Cianjur
Kegiatan bahtsul masail di Pesantren Al-I'tishom, Cianjur, Selasa (10/10/2023). (Foto: NU Online Jabar/Wandi)
Kegiatan bahtsul masail di Pesantren Al-I'tishom, Cianjur, Selasa (10/10/2023). (Foto: NU Online Jabar/Wandi)

Cianjur, NU Online Jabar 
Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Cianjur dibuka dan diresmikan di Alun-Alun Cianjur oleh Bupati yang dihadiri Wakil Ketua PBNU, PWNU Jabar, PCNU Cianjur, lembaga, banom, dan tamu undangan lainnya pada Selasa (10/10/2023).


Salah satu kegiatan HSN 2023 di Cianjur yaitu gelaran Lembaga Bahtsul Masail Jabar di Pondok Pesantren Al I’tishom Coblong Cianjur zona 4 yang terdiri dari Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kota Depok.


Ketua LBMNU Kabupaten Cianjur, Aang Moch Fauzi mengatakan, bahwa dalam musyawarah kali ini membahas tentang serangan Tiktok Shop terhadap UMKM dan Karmin (CI 75470) sebagai pewarna makanan dan kosmetik.


Menurutnya, Karmin adalah sebuah zat pewarna alami yang dihasilkan dari tubuh betina serangga Cochineal yang dikeringkan dan dihancurkan. Pewarna ini biasa digunakan oleh industri makanan, minuman, dan kosmetik sebagai pewarna campuran agar tampak lebih menarik.


"Penggunaan pewarna makanan alami seperti pewarna alami Karmin CI 75470 memiliki beberapa manfaat, diantaranya, pertama, berasal dari sumber alami dan tidak mengandung bahan kimia sintetik atau aditif yang dapat membahayakan kesehatan. Kedua, memberikan warna yang cerah dan tahan lama pada produk makanan tanpa mengubah rasa atau teksturnya," katanya.


Ia menyatakan, meskipun penggunaan pewarna alami Karmin CI 75470 dianggap aman untuk dikonsumsi, ada beberapa potensi risiko dan efek samping yang harus diperhatikan. Beberapa orang mungkin alergi terhadap bahan alami yang digunakan untuk membuat pewarna, yang dapat menyebabkan reaksi alergi.


"Selain itu, mengkonsumsi pewarna dalam jumlah besar dapat menyebabkan masalah pencernaan atau masalah kesehatan lainnya," ujarnya menerangkan.


Lalu, Ajengan lulusan Pesantren Lirboyo ini menyebut, jenis makanan atau minuman yang menggunakan pewarna Karmin hingga jenis-jenis minuman yang lain seperti susu, jeli, permen, es krim dan makanan yang memiliki warna merah hingga merah muda juga berpotensi menggunakan pewarna Karmin. Artinya, sudah sangat banyak ditemukan dan kemungkinan besarnya juga sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat umum.


"Namun, terdapat kontroversi akan penggunaan Karmin tersebut. Meski Kementerian Kesehatan dan MUI membolehkan serta menghalalkan penggunaan pewarna alami ini sebagai campuran pewarna dalam makanan dan minum, ada juga hasil kajian ilmiah yang mengharamkan penggunaan pewarna ini karena dinilai najis," ungkapnya.


Pengaruh TikTok Shop bagi UMKM


Aang Fauzi panggilan akrabnya menjabarkan konsekuensi penutupan TikTok Shop akan mempengaruhi pelaku bisnis yang mengandalkannya. Mereka harus meningkatkan kemampuan bisnis mereka baik secara luring maupun daring.


"Secara keseluruhan, TikTok Shop adalah contoh nyata bagaimana strategi manajemen yang adaptif dapat memungkinkan bisnis bertahan dalam era disruptif yang cepat berubah," imbuhnya.


Dirinya menilai bahwa TikTok Shop menggabungkan hiburan dengan pengalaman berbelanja, sehingga menggunakan analisis big data untuk menyajikan konten yang sesuai dengan preferensi konsumen dan menampilkan produk yang sesuai dengan keinginan mereka. Itu menciptakan fenomena pembelian impulsif yang lebih efektif.


"Hal itu menunjukkan bahwa TikTok Shop menjadi ancaman serius bagi industri e-commerce di Indonesia. TikTok Shop telah menerapkan strategi pemasaran yang hampir sempurna, menciptakan persaingan yang lebih kompleks di pasar," tandasnya.


Pewarta: Wandi Ruswannur


Cianjur Terbaru