• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Minggu, 23 Juni 2024

Purwakarta

Saat Pagar Nusa Serahkan Golok Pusaka kepada Bupati Purwakarta

Saat Pagar Nusa Serahkan Golok Pusaka kepada Bupati Purwakarta
Saat Pagar Nusa Serahkan Golok Pusaka kepada Bupati Purwakarta
Saat Pagar Nusa Serahkan Golok Pusaka kepada Bupati Purwakarta

Purwakarta, NU Online Jabar
Dalam momentum perayaan Harlah satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang bertempat di Alun-alun Purwakarta pada Selasa (31/1) kemarin, Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa kabupaten Purwakarta menampilkan beragam kreasi pertunjukan pencak silat, salah satunya seni Ibing pencak silat Paleredan sebagai pencak silat khas warisan leluhur dari Purwakarta, atraksi dan penampilan kreasi pencak silat khas Pagar Nusa lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, ratusan para pendekar se-Kabupaten Purwakarta dengan pakaian serba hitam memadati kompleks alun-alun Kiansantang berbaur bersamaan dengan 12 ribu peserta yang hadir, baik yang ikut dalam pengamanan maupun peserta Kirab kebangsaan.


Salah satu hal yang menarik ialah saat Penyerahan Golok Pusaka dari pendekar pagar nusa kepada Bupati Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika. 


Mengenai hal tersebut, Sekretaris Pagar Nusa Purwakarta Nendi Apriki yang juga selaku PIC penampilan pencak silat mengatakan Golok Pusaka yang diserahkan kepada Bupati Purwakarta sebagai simbolisasi Pagar Nusa dalam menjaga Kyai, NU dan NKRI di Purwakarta.


“Golok Pusaka berbalut selendang hijau ini, adalah pusaka hasil dari tirakat dan doa para Kyai serta majelis pendekar pagar nusa yang merupakan pengkiasan atau simbol bahwa ketika ada yang mengganggu Kyai, ada yang mengusik Nahdlatul ulama, ada yang mengancam dan membahayakan kerukunan kdan keutuhan NKRI di Purwakarta, maka pagar nusa seperti golok yang siap untuk dipergunakan, bukan hanya tenaga, pikiran, materi bahkan nyawa siap kami pertaruhkan ” ujar Nendi


“Selain dari menjaga Purwakarta, Pagar Nusa juga akan terlibat dalam proses pembangunan  karakter masyarakat Purwakarta yang berbudaya dan beradab, mengutamakan akhlakul karimah sopan santun serta menjaga kebinekaan dan toleransi “ sambung Nendi.


Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau yang lebih akrab disapa Ambu Anne mengatakan bahwa suatu kehormatan tersendiri bisa berkesempatan menerima Benda pusaka dari Pagar Nusa Purwakarta yang merupakan salah satu Badan Otonom (Banom) dari organisasi NU tersebut.


" Alhamdulillah terimakasih, saya bersyukur bisa menerima pusaka itu. Dan pusaka itu akan saya simpan di Gedung negara atau balai Negeri kabupaten Purwakarta, sehingga itu akan menjadi milik pemerintah daerah kabupaten Purwakarta." Ucap Ambu Anne.


Sebagai informasi, sebanyak 12 ribu warga nahdliyin menghadiri rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yakni jalan santai dari Kampus UPI Purwakarta di Jalan Veteran lalu ke Jalan Sudirman kemudian ke Jalan RE Martadinata menuju Alun-alun Pemkab Purwakarta, pada Selasa (31/1). Kegiatan tersebut diinisasi oleh Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Purwakarta.


Selain itu, turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah kiai serta tokoh penting di Purwakarta diantaranya Rais Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika serta jajaran forkopimda. Tidak hanya itu, kirab kebangsaan ini juga dihadiri seluruh lintas Pemuka Agama atau FKUB di Kabupaten Purwakarta.


Purwakarta Terbaru