Home Nasional Warta Adrahi Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Muktamar NU dan Sandal yang Tertukar 

Muktamar NU dan Sandal yang Tertukar 
Proses perhitungan suara calon Ketum PBNU di Muktamar NU ke-34 di Lampung (Foto: Tangkapan layar YouTube TVNU TV Nahdlatul Ulama)
Proses perhitungan suara calon Ketum PBNU di Muktamar NU ke-34 di Lampung (Foto: Tangkapan layar YouTube TVNU TV Nahdlatul Ulama)

Bandung, NU Online Jabar 
Perhelatan akbar Nahdlatul Ulama di Lampung sudah menemukan titik terang. Hasil musyawarah akbar tersebut memutuskan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa Khidmah 2021-2026 pada Jumat (24/12). Sebelumnya, diputuskan dalam musyawarah mufakat anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) menjadikan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais ‘Aam PBNU 2021-2026.


Musyawarah besar yang diselenggarakan lima tahun sekali itu pun meninggalkan banyak kisah. Tak terkecuali kisah-kisah lucu yang terjadi pada saat pagelaran itu berlangsung. Di tengah ketegangan pada saat proses perhitungan suara untuk menentukan siapa Ketum PBNU selanjutnya, terdengar sebuah pengumuman tentang sandal muktamirin yang tertukar oleh panitia.


“Izin para kiai yang tadi shalat subuh sebelah kiri sandalnya merasa tertukar mohon sandalnya mungkin tertukar sebelah,” begitu panitia mengumumkan.


“Sekali lagi, mungkin pa yai yang tadi shalat subuh sebelah kiri sandalnya ada yang tertukar,” timpalnya kembali mengingatkan.


Sontak saja pengumuman tersebut disambut dengan gelak tawa oleh para muktamirin yang sedang menyaksikan proses perhitungan suara dan memecah ketegangan yang sedang terjadi. 


Video tersebut pun viral dan banyak diunggah di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram generasi_muda_nu_official. Video tersebut pun mendapat banyak komentar dari para warganet.


Berikut ini reaksi para warganet melihat kejadian lucu tersebut: 


“Ciri khas NU banget ini min…. alhamdulillah,” tulis akun ansor_dayaasri. 


Disusul dengan komentar lain, “Ga bermasalah di sendal ga NU pokoknya,” tulis akun _sssanusi menimpali.


“Tragedi kericuhan terjadi di Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung (Tragedi Sendal),” tulis akun vesatrianegoro meramaikan komentar postingan tersebut. 


Bahkan ada yang merasa bangga karena disebut-sebut dalam muktamar kali ini. “Sebagai salah satu yang siap jadi sendal e poro yai saya merasa bangga disebut-sebut pada muktamar kali ini,” kata akun dhanny7 dalam sebuah komentar.


Ada juga yang melapor kehilangan sendal seperti akun Instagram rizka_husnu_maulana. 


“Itu kebiasaan di pondok min, dulu g tau brp kali sendal ilang…” tulisnya. 


Pewarta: Agung Gumelar

Nasional Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×