Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Ir Edi Nurokhman Ungkap Maqbarah Raden Saleh Perkenalkan Nasionalisme dan Seni Lukis Modern 

Ir Edi Nurokhman Ungkap Maqbarah Raden Saleh Perkenalkan Nasionalisme dan Seni Lukis Modern 
Ir Edi Nurokhman Ungkap Maqbarah Raden Saleh Perkenalkan Nasionalisme dan Seni Lukis Modern. (Foto: Abdul Mun'im Hasan).
Ir Edi Nurokhman Ungkap Maqbarah Raden Saleh Perkenalkan Nasionalisme dan Seni Lukis Modern. (Foto: Abdul Mun'im Hasan).

Bogor, NU Online Jabar
Pejabat Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bogor menghadiri acara Kanzus Sholawat Bogor berziarah pada Jum'at (17/6) Wage ke Makam Raden Saleh. Ziarah ini merupakan anjuran dari Rais ‘Am Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya kepada Gus Turmudi Hudri. 


"Ziarah menjadikan wasilah untuk kita kembali kepada ketiadaan menuju keabadian hidup, bagi yang beriman akan sampai kepada ridho Allah Ta'ala, menziarahi Makam orang sholih mengingatkan untuk kita agar mengisi hidup ini dengan khidmat secara totalitas (ikhlas) hanya berharap balasan dari Allah SWT semata," ujar kiai yang juga Insiyur lulusan ITB Bandung.


Edi menambahkan, bahwa hamba Allah yang sholih akan selalu dikenang sepanjang masa, dari bhakti keikhlasannya untuk berkhidmat di masa hidupnya. 


"Dengan berziarah ke Maqbaroh Raden Saleh, kita dapati seorang pejuang fisabilillah untuk tanah airnya Indonesia. Yang dengan karya seni lukis modern dapat dikenal ke seluruh dunia," jelasnya. 


Menziarahi makam dari salah satu min Aulia Allah, dipandu oleh Gus Turmudi dengan pembacaan Yasin, Dzikir dan Tahlil sesuai amalan yang biasa dibawakan oleh Maulana Habib Luthfi bin Yahya.


"Dzikir dan Tahlil yang biasa Abah Maulana Habib Luthfi bacakan saat berziarah ke Makam para Aulia Allah, di Makam Raden Saleh ini juga kita bacakan, beliau merupakan wali yang dari karya lukisnya kita dapati salah satu kewaliannya," tutur Gus Turmudi yang juga selaku Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bogor. 


Ia mengungkapkan bahwa Raden Saleh adalah sosok yang berjiwa nasionalisme yang juga memiliki jiwa seni. 


"Sepak terjang Seorang Waliyullah dalam mencintai tanah airnya dengan goresan warna-warni nan indah menjadi maha karya lukisan yang diakui oleh dunia pada masanya, meninggalnya Raden Saleh sang maenstro seni lukis modern Jawa membuat banyak orang kehilangan bukan saja Indonesia melainkan dunia," Pungkasnya Koordinator Kanzus Sholawat Bogor. 


Perlu diketahui, acara Jum'at Wage Kanzus Sholawat dihadiri oleh Pengurus PCNU Kota Bogor, Pengurus MWCNU se-Kota Bogor, MKNU IPB, santriwan dan santriwati Al-Ghazaly Bogor, Jama'ah Kanzus Sholawat Bogor. 


Pewarta : Abdul Mun'im Hasan
Editor: Muhammad Rizqy Fauzi

Terkait

terpopuler

rekomendasi

topik

×