• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Jumat, 23 Februari 2024

Kota Bandung

Upgrade Kapasitas Pendakwah di Jabar, LDNU Gelar Pelatihan Dai-Daiyah Volume II

Upgrade Kapasitas Pendakwah di Jabar, LDNU Gelar Pelatihan Dai-Daiyah Volume II
Upgrade Kapasitas Pendakwah di Jabar, LDNU Gelar Pelatihan Dai-Daiyah Volume II
Upgrade Kapasitas Pendakwah di Jabar, LDNU Gelar Pelatihan Dai-Daiyah Volume II

Bandung, NU Online Jabar
Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Barat menggelar pelatihan dai dan daiyah di gedung dakwah PWNU Jabar lt 3, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, Ahad (5/3/23). Pelatihan tersebut merupakan pelatihan kali kedua yang di selenggarakan oleh LDNU Jabar.


Ketua LDNU Jabar KH Jamil Abdul Latief dalam sambutannya mengatakan tujuan utama diselenggarakannya pelatihan volume dua ini yakni untuk kembali mengupgrade semangat dan wawasan intelektual para pendakwah di Jawa Barat


“Hari ini Allah mengijinkan kita untuk bersilatul arham dan bersilatul afkar untuk mencas, mengupgrade semangat yang kita miliki dalam berdakwah di masyarakat, juga mengupgrade wawasan intelektual sehingga dakwah yang disampaikan penuh dengan syarat ilmu,” katanya


Menurut kang Jamil sapaan akrabnya, dalam berdakwah setidaknya ada tiga metode dasar, “Kita tentunya diajarkan dakwah harus dengan hikmah atau dengan mauidzo hasanah kalau tidak bisa dilakukan keduanya maka dengan bil mujadalah itu adalah hal yang terakhir,” terangnya


​​​​​​​Selain mengupgrade semangat dan wawasan pengetahuan, perlunya mengupgrade skil dan teknik berdakwah, juga perluas wawasan terkait segmentasi terutama adaptasi dengan teknologi.


“Tentu diera digital saat ini dunia dakwah sangat luas dan segmentasi dakwah tidak seperti  tahun-tahun atau era-era sebelumnya, perlu ada modifikasi dalam dakwah, karena segmentasi era saat ini kita harus melek dengan yang namanya teknologi. Dulu berdakwah hanya di panggung-panggung, sekarang cukup dengan ruangan yang sangat sempit tapi dipenuhi dengan kamera itu mampu memberikan pencerahan kepada umat melalui media sosial, youtub dan lainnya,” ujarnya


“Maka perlu ditekankan pelatihan dai dan daiyah hari ini tujuan utamanya adalah bagaimana para dai dan daiyah yang ada di Jawa Barat ini mampu untuk mengupgrade, mampu untuk meningkatkan kualitas dirinya dan di isi kemampuan intelektualnya sehingga ketika nanti balik ke masyarakat lagi konsep dakwahnya tambah semangat, jalan dakwahnya lebih dinamis dan metode yang disampaikan kepada masyarakat itu bisa diterima dengan baik,” imbuhnya


​​​​​​​Kang Jamil lanjutnya mengatakan dalam berdakwah harus me ngedepankan komunikasi yang persuasif, dengan cara-cara atau metode yang baik-baik.


“Kita berdakwah tentu harus dengan cara-cara yang baik amar ma’ruf bil ma’ruf, nahyi munkar bil ma’ruf, ketika kita melarang orang dari kemaksiatan dengan cara-cara yang baik, karena itu yang diajarkan oleh para leluhur kita oleh para al muasisin kita, sehingga dakwah yang kita sampaikan kepada masyarakat itu dakwah damai, dakwah yang nyaman, dakwah yang santun yang tidak merusak perasaan orang lain,” ungkapnya


​​​​​​​Kang Jamil berharap dengan diselenggarakannya pelatihan ini mampu menjadi stimulus bagi para pendakwah untuk tetap semangat dan mementingkan nilai dakwah dalam menyebarkan nilai-nilai Aswaja Annahdliyah di bumi Jawa Barat


“Mudah-mudahan hari ini kita akan di cas bareng-bareng oleh para ulama kita dan mudah-mudahan kita tambah semangat untuk membumikan konsep dakwah aswaja annahdliyah di bumi Jawa Barat,” tandasnya


​​​​​​​Perlu diketahui, acara tersebut dihadiri oleh para pengurus LDNU Jabar dan Cabang Kabupaten Kota se-Jabar, Kapolda Jabar, Pengurus PWNU Jabar, dan para peserta Dai dan Daiyah se-Jawa Barat. Juga dimeriahkan oleh grup Hadroh dan Tarian Sufi Ponpes Manbaul Falah Kabupaten Bandung Barat.


Narasumber yang mengisi acara pada pelatihan tersebut yaitu Syeikh Zakaria Muhammad Marzouq (Mursyid Tarekat di Mesir), KH Aceng Abdul Mujib (Wakil Katib Syuriyah PWNU Jabar), KH Amin Baejuri Asnaf (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jabar), KH A Fauzi Alfauzany (Wakil Ketua LDNU Jabar), KH Rofiqul A’la (Wakil Ketua LDNU Jabar), KH Ridwan Subagja (Wakil Katib Syuriyah PWNU Jabar), KH Warso Winata (Koordinator Bidang Kaderisasi LDNU Jabar), dan KH Ayik Heriyansyah (Wakil Sekretaris LDNU Jabar)


​​​​​​​Pewarta: Abdul Manap
 


Kota Bandung Terbaru