Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

JQHNU Jabar Gelar Pelatihan Menghafal Al-Qur’an Cepat dan Qiro’ah Marhalah

JQHNU Jabar Gelar Pelatihan Menghafal Al-Qur’an Cepat dan Qiro’ah Marhalah
JQHNU Jabar Gelar Pelatihan Menghafal Al-Qur’an Cepat dan Qiro’ah Marhalah
JQHNU Jabar Gelar Pelatihan Menghafal Al-Qur’an Cepat dan Qiro’ah Marhalah

Bandung, NU Online Jabar
Pimpinan Wilayah (PW) Jam’iyyatul Qura’ Wal Huffadzh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Jawa Barat menggelar pelatihan menghafal Al-Qur’an cepat dan qiro’ah marhalah di Gedung JQHNU Jabar, Jl. Terusan Galunggung, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (24/9)

 

Pelatihan tersebut terbatas dengan diikuti kurang lebih sebanyak 170 peserta umum dari berbagai daerah di Jawa Barat yang telah mendaftar sebelumnya.

 

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua JQHNU Jabar, KH Cecep Abdullah Syahid. Dalam sambutannya Kiai Cecep menuturkan pelatihan tersebut dalam rangka meningkatkan para hafizh di Jawa Barat, juga untuk membekali para pengajar bagaimana cara mengajarkan santrinya dalam membaca Al-Quran yang baik dan benar.

 

“Terkait dengan cara bagaimana membaca dengan baik dan itu nanti akan diberikan, disajikan satu teori atau metode yang mungkin bisa memberikan dan membuka wawasan kepada bapak dan ibu sekalian yaitu tentang maqomah, itu adalah metode qiroat bermarhalah, artinya ada tingkatan-tingkatan, seperti apa dan ini tentunya diperuntukan untuk para ibu-ibu dan ade-ade sekalian yang sudah mengajar para santrinya, baik dipesantren atau di majelis taklim,” tuturnya.

 

Selain itu, tujuan pelatihan tersebut kata Kiai Cecep juga untuk membenarkan hafalan atau bacaan agar sesuai dengan qoidah tajwid

 

“Karena kalau salah sejak awal dikhawatirkan salah juga sampai tuanya. Karena mengajarkan kepada anak itu seperti kita menanam pohon, kalau pohon itu sejak awal ditanamkannya bengkok sampai tua juga akan terus bengkok, kalau tidak dibenarkan, makanya kita berupaya untuk membenarkan mereka dalam pengucapan-pengucapan Al-Qur’an, insya Allah metode ini akan memberikan sedikit jalan untuk membuka bagaimana kita bisa mengajarkan kepada mereka dengan baik dan benar,” terangnya.

 

Lalu bagaimana cara mengajarkannya lanjut Kiai Cecep, yaitu dengan metode qiroat bermarhalah yang nanti akan di paparkan oleh narasumber.

 

“Narasumber yang pertama itu kita menghadirkan KH Lukman Hakim, pengasuh Pondok Pesantren Assalafie Cirebon, beliau merupakan pencipta metode ilham, nanti memaparkan cara menghafal Al-Quran yang cepat serasa main game, ada trik-trik tersendiri yang mungkin oleh para peserta dapat diambil hikmahnya dan bisa diamalkan di daerah masing masing,” ujarnya.

 

“Kemudian kita juga kita akan mendapat wawasan dari KH Ainul Yakin, sebagai pengasuh Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an. Yang ini adalah merupakan bagaimana cara kita membuat satu lembaga yang tentunya perlu trik-trik atau jalan-jalan yang nampaknya jalan khusus yang mungkin bisa digambarkan oleh beliau, agar kita nanti membuat satu lembaga itu tidak kesulitan, kadang tempatnya sudah ada gurunya malah tidak ada, jadi kadang-kadang muridnya sudah ada, tempatnya malah tidak ada, atau kadang-kadang kita punya keinginan semuanya belum ada nah makanya dari itu kita ingin membuka bagaimana caranya agar betul-betul bisa terwujud apa-apa yang di inginkan oleh kita,” imbuhnya.

 

Kiai Cecep berharap dengan digelarnya pelatihan ini bisa memberikan solusi atas permasalah dalam membaca Al-Quran, bagaimana cara membacanya dengan baik dan benar, dan cara mengahafal Al-Qur’an yang cepat.


“Kemudian kita bisa mengamalkannya di tempat-tempat yang kita harapkan, bisa memboyong bekal kemanfaatan, bekal keberkahan dengan perkumpulan ditempat ini,” pungkasnya.

 

Pewarta: Abdul Manap

Kota Bandung Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×