• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Selasa, 18 Juni 2024

Garut

KH Abdul Ghafur Maemoen Isi Taushiyah di Gelaran Halal Bihalal, Milad, Haul Sekaligus Walimatus Safar Ponpes Al-Halim Garut

KH Abdul Ghafur Maemoen Isi Taushiyah di Gelaran Halal Bihalal, Milad, Haul Sekaligus Walimatus Safar Ponpes Al-Halim Garut
KH Abdul Ghafur Maemoen. (Foto: NU Online Jabar/Rudi Sirojudin A).
KH Abdul Ghafur Maemoen. (Foto: NU Online Jabar/Rudi Sirojudin A).

Garut, NU Online Jabar
Pondok pesantren (Ponpes) Al-Halim Kabupaten Garut menggelar empat kegiatan sekaligus dalam rentang satu hari pada Sabtu (4/5/2024). Kegiatannya meliputi Milad Ponpes Al-Halim yang ke 28, Haul KH Abdullah & Hj Siti Djuhriah, Halal Bihalal keluarga besar Ponpes Al-Halim serta syukuran Walimatus Safar R Sofiyulloh yang akan menunaikan ibadah haji pada tahun 2024. 


Saat dihubungi NU Online Jabar melalui sambungan Whatsapp pada Ahad (5/5/2024), salah seorang pengasuh Ponpes Al-Halim R H Abdullah Badar mengatakan, selain acara pokok, kegiatannya juga diisi dengan kreasi pencak silat dan gambusan para santri santriawati Ponpes Al-Halim. 


"Alhamdulillah kegiatan yang dimulai pada pukul 8 pagi hingga 12 siang itu berjalan dengan lancar. Apalagi saat Kiai Abdul Ghafur Maimoen mengisi tausiah, acaranya berjalan dengan sangat khidmat," ucap pria yang akrab disapa Den Badar itu. 


Den Badar menyampaikan sedikit tausiah dari KH Abdul Ghafur Maimoun. "Kiai Abdul Ghafur Maimoun berpesan agar para jemaah mampu menghargai setiap perbedaan yang terjadi dikehidupan sehari-hari sebagaimana halnya Nabi SAW dahulu juga menghormati pebedaan. "Misalnya Nabi tidak membeda-bedakan status sosial umatnya ketika menikahkan keluarga kerajaan Persia dengan pembesar para sahabat," tuturnya. 


"Nabi SAW juga tidak membeda-bedakan para sahabat karena tampilan fisiknya sebagaimana yang terjadi pada Sayyid Usamah dan Sayyid Abdullah bin Mas'ud," tambah Den Badar. 


Sementara di pihak keluarga, kata Den Badar sangat berterima kasih kepada para jemaah dan tamu undangan atas kehadiran menghadiri kegiatan tersebut. 


"Melalui kakak saya, KH R Maki Muhyiddin selaku ketua panitia sekaligus wakil dari keluarga, ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sekaligus menginformasikan jadwal ziarah pada 1 Juni dan 30 September untuk kegiatan Maulid Nabi. Disamping itu ia mengumumkan terkait dengan penerimaan santri santriawati untuk program takhosus, SMP maupun SMK," tandas pria yang menjabat ketua GP Ansor Kabupaten Garut itu. 


Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pejabat Bupati Garut H Barnas Ajidin, Sekda dan Asda Garut, Dandim, pejabat Kemenag, Wakil DPRD Garut, dan unsur Forkopimcam Kecamatan Tarogong Kaler.


Ponpes Al-Halim sendiri merupakan ponpes yang awalnya berbentuk majelis taklim pada tahun 1996 dan kemudian menjadi sebuah pondok pesantren pada tahun 2004. Adapun untuk SMP Al-Halim berdiri pada tahun 2008 dan SMK nya berdiri pada tahun 2011. 


Garut Terbaru