• logo nu online
Home Nasional Warta Sejarah Khutbah Taushiyah Kuluwung Ubudiyah Daerah Keislaman Syariah Obituari Risalah Doa Tokoh Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya
Senin, 26 Februari 2024

Depok

Ponpes Al-Hamidiyah Gelar Peringati Isra Mi’raj Sekaligus Haul ke-29 KH Achmad Sjaichu

Ponpes Al-Hamidiyah Gelar Peringati Isra Mi’raj Sekaligus Haul ke-29 KH Achmad Sjaichu
Peringatan Isra Mi’raj Sekaligus Haul ke-29 KH Achmad Sjaichu
Peringatan Isra Mi’raj Sekaligus Haul ke-29 KH Achmad Sjaichu

Depok, NU Online Jabar
Pondok Pesantren Al-Hamidiyah menggelar peringatan Haul Ke-29 KH. Achmad Sjaichu dan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Saw di halaman Ponpes setempat, Senin (12/2/2024). Acara tersebut dihadiri oleh para santri dan alumni juga warga setempat yang antusias memenuhi area pesantren.


"Pada kesempatan ini, kita mengenang perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw dan juga mengenang perjuangan serta warisan keilmuan KH Achmad Sjaichu," ungkap Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah, KH Oman Fathurahman.


Dalam sambutannya, KH Oman Fathurahman menekankan pentingnya menjaga tradisi keilmuan pesantren. 


"Dengan tema Membangun Prestasi, Meneladani Kiai, saya meyakini bahwa seluruh santri Pesantren Al-Hamidiyah diberi kemampuan untuk berdaya, berkarya, serta berkontribusi di segala bidang kedepannya. Dengan tetap menjaga tradisi keilmuan disini yakni ngaji kitab," tuturnya.


Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut juga dihadiri oleh para kiai di Kota Depok, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok, Kiai Achmad Solechan, Kapolres Depok, Kombes Arya Perdana, serta Ikatan Keluarga Besar Alumni Al-Hamidiyah (IKAH), dan santri putra-putri Pesantren Al-Hamidiyah.


Serangkaian kegiatan Haul Ke-29 KH Achmad Sjaichu telah berlangsung sejak awal bulan Februari. Mulai dari donor darah, temu alumni, festival musik Islami, lomba adzan, pidato, hingga kaligrafi, serta pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar.


Pada peringatan tersebut, ceramah juga disampaikan oleh KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun atau yang dikenal 'Gus Faiz', Ketua Umum MUI DKI, serta dihadiri oleh KH Lukman Hakim Saifuddin.


"Pesantren adalah cikal bakal kebesaran umat Islam. Pesantren berkembang karena keikhlasan hati Kiai yang memimpin pesantren," ungkap KH Lukman Saifudin, menyemangati semangat kepesantrenan yang menjadi landasan pendidikan umat Islam di Indonesia.


KH Achmad Sjaichu, pendiri Pesantren Al-Hamidiyah, meninggalkan warisan berharga dalam dunia pendidikan Islam. Meskipun beliau telah berpulang, namun semangat keilmuannya terus diperjuangkan oleh keluarga dan para pengikutnya.


Perlu diketahui, pada tahun 1988, KH Achmad Sjaichu mendirikan Pesantren Al-Hamidiyah di bawah naungan Yayasan Islam Al-Hamidiyah. Beliau mengasuh dan menemani para santri selama sekitar 7 tahun sebelum berpulang pada tanggal 4 Januari 1995.


Setelah kepulangannya, putra-putri beliau bersama-sama melanjutkan estafet kepemimpinan Yayasan, dan berhasil mengembangkan pesantren hingga mencapai kemajuan yang terlihat saat ini di bawah kepemimpinan dr. Imam Susanto Sjaichu.


Kiai Achmad Sjaichu lahir di Ampel, Surabaya, pada tanggal 29 Juni 1921. Ayahnya, KH Abdul Chamid, meninggal dunia ketika beliau masih balita, pada usia 2 tahun. Ibunya, Nyai Hj Fatimah, menitipkan Sjaichu kecil kepada seorang guru ngaji di sekitar Masjid Ampel.
 


Depok Terbaru