Home Nasional Warta Kuluwung Khutbah Daerah Pustaka Sejarah Ubudiyah Taushiyah Syariah Keislaman Obituari Doa Tokoh Risalah Tauhid Profil Hikmah Opini Wawancara PWNU Ngalogat Ekonomi Lainnya

Waktu-waktu Utama untuk Berdoa

Waktu-waktu Utama untuk Berdoa
Waktu-waktu Utama untuk Berdoa (Ilustrasi: freepik)
Waktu-waktu Utama untuk Berdoa (Ilustrasi: freepik)

Bandung, NU Online Jabar
Doa adalah wujud permohonan hamba kepada tuhannya, memuat harapan, permintaan dengan diiringi pujian, serta shalawat. Sikap dalam berdoa, terutama umat muslim, dengan mengangkat tangan seraya menengadah dengan rendah hati serta keyakinan yang tinggi.   

 

Doa adalah senjata orang beriman. Kita sangat dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT agar sebagai bentuk penghambaan meminta pertolongan kepada tuhannya, bercerita kepada sang pemilik agar diberi jalan menuju kebaikan.

 

Doa merupakan salah satu cara seorang hamba untuk berkomunikasi dengan Sang Khalik. Ia sekaligus bukti kelemahan dan ketidakberdayaan seorang hamba. Namun terkadang manusia lupa berharap ketika dirinya bergelimang dengan harta, seluruh keinginannya dipenuhi, dan diberikan nasib mujur. Seakan-akan doa hanya untuk orang yang susah saja. 

 

Inti daripada doa adalah bentuk penghambaan, wujud permohonan hamba kepada Tuhan, meminta apa yang di cita-citakan atau keinginan agar mudah untuk di capai, atau meminta jalan kebenaran dikala kesusahan.

 

Adapun mengenai waktu berdoa, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, tak mengenal waktu karena sang pencipta tidak tidur selalu ada sedekat nadi kita. Akan tetapi, ada waktu dan momen tertentu yang sangat baik digunakan untuk berdoa. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan Imam Ghazali dalam Ihya Ulumuddin,

 

 أن يترصد لدعائه الأوقات الشريفة كيوم عرفة منالسنة ورمضان من الأشهر ويوم الجمعة من الأسبوع ووقت السحر من ساعات الليل 

 

Hendaklah mengamati atau memilih waktu-waktu yang baik untuk berdoa. Di antara waktu yang baik berdo’a adalah hari Arafah, puasa Ramadhan, hari Jum’at, dan waktu menjelang Subuh. 

 

Kemudian Imam Ghazali menambahkan:

 

 أن يغتنم الأحوال الشريفة قال أبو هريرة رضي الله عنه إن أبواب السماء تفتح عند زحف الصفوف في سبيل الله تعالى وعند نزول الغيث وعند إقامة الصلوات المكتوبة فاغتنموا الدعاء فيها  

 

Hendaklah mempergunakan kesempatan berdoa pada keadaaan-keadaan yang mulia. Berdasarkan hadis riwayat Abu Hurairah, “Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka ketika perang fi sabilillah berkecamuk, turunnya hujan, ketika sholat wajib, maka perbanyaklah berdoa pada waktu itu.”  

 

Laiknya ibadah pada umumnya, doa juga memiliki waktu dan momen tertentu yang dianggap lebih utama dibanding waktu yang lain. Perlu digarisbawahi, hal ini bukan bermaksud untuk membatasi substansi doa itu sendiri. Sebab bagaimanapun, doa bisa dilakukan kapan dan di mana saja.


Editor: Abdul Manap
Sumber: NU Online 

Ubudiyah Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

×